BBC.com – Pemberitaan Tempo terkait dugaan aliran dana sebesar Rp 30 milyar dari pengembang reklamasi ke relawan Basuki Tjahaja Purnama memicu perdebatan panas di media sosial.
Debat memanas setelah majalah (juga koran dan media online) Tempo menindak-lanjuti pertanyaan anggota DPR Junimart Girsang kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo pekan lalu, dengan beberapa pemberitaan.
Yang paling memicu perdebatan adalah laporan utama majalah Tempo edisi terakhir, yang memuat pernyataan Andreas Bertoni (mantan managing director Cyrus Network Public Affairs) yang disebut sebagai ‘pembawa uang,’ dan ditulis telah memberi ‘kesaksian’ kepada KPK.
Cyrus dan Sunny Tanuwidjaja anggota staf khusus Ahok yang diduga menerima uang tersebut telah membantah mentah-mentah. Seiring dengan makin dekatnya Pilkada DKI Jakarta, isu ini pun meledak menjadi bahan perdebatan panas di kalangan para pendukung Ahok, penentang Ahok, para pemerhati media, dan bahkan para wartawan sendiri.
Di Twitter, majalah Tempo dijadikan bukan-bulanan dengan tagar #DasarTempe dengan lebih dari 3.600 kicauan, setelah sebelumnya dicecar dengan #JatuhTempo (lebih dari 19.000 kicauan) – menyusul laporan majalah itu tentang dugaan ‘barter’ dalam reklamasi Teluk jakarta. Selengkapnya klik www.bbc.com
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
View Comments
I started keeping a short “done list” alongside my to-do list, and it changed how I felt at the end of busy days. Seeing the small tasks I’d actually finished made it easier to plan realistically for the next day instead of just carrying guilt over what was left.