Layanan video On-Demand Iflix resmi hadir di Indonesia

Dailysocial.id — Layanan video on-demand kembali hadir di Indonesia. Dengan konsep yang serupa dengan pemain yang telah hadir lebih awal seperti Netflix dan HOOQ, kini penggemar layanan televisi internet di tanah air bisa menikmati Iflix. Indonesia merupakan negara keempat yang disambangi Iflix, setelah sebelumnya hadir di Malaysia, Thailand dan Filipina.

Iflix hadir secara independen dan bisa diakses oleh semua operator dan layanan internet di Indonesia. Hal ini menegaskan Iflix tidak eksklusif untuk pengguna Telkom, meskipun pengguna Indihome memiliki keunggulan berlangganan gratis Iflix dengan paket bundle.

“Sejak awal Iflix ingin menjadi sebuah layanan non-partnership dan telco–driven, artinya kemitraan eksklusif bukanlah bagian dari visi dan misi dari Iflix,” kata CEO Iflix Indonesia Cam Walker kepada media saat acara peluncuran Iflix.

Saat ini Iflix sudah bisa diunduh di aplikasi mobile platform Android dan iOS. Dengan proses registrasi yang mudah, pengguna bisa menikmati layanan film dan serial televisi lokal dan mancanegara di Iflix dengan pilihan 12 ribu jam lebih konten. Sebagai bagian dari promosi, pengguna yang baru mendaftar diberi kesempatan menikmati layanan gratis selama 1 bulan.

“Strategi awal kami adalah menyebarkan awareness kepada masyarakat di Indonesia. [Secara jangka panjang] kami ingin mendefinisikan ulang siaran televisi untuk 1 miliar pemirsa di negara-negara berkembang di seluruh dunia,” ujar Walker.

Perusahaan yang berbasis di Malaysia ini didirikan oleh CEO Catcha Group Patrick Grove, Mark Britt, dan Evolution Media Capital (EMC). Selain suntikan dana dari Catcha Group dan EMC, Iflix juga telah mendapatkan pendanaan eksternal dari Emtek Indonesia, Sky Inggris, PLDT Filipina, dan MGM. Secara keseluruhan total nilai investasi yang diperoleh berjumlah $50 juta (lebih dari 650 miliar Rupiah).

IL

View Comments

  • I really appreciated the reminder that budgeting isn’t about restricting everything, but about making room for what matters most. The suggestion to review recurring expenses regularly is especially practical—I’ve found a few subscriptions I barely use that way.

Recent Posts

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

1 day ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

4 days ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

2 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

3 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

4 weeks ago