Categories: Uncategorized

27 Perwira tinggi dan 3 Jenderal Polisi Filipina Serahkan diri karena terlibat narkoba

Sedikitnya  27 perwira berpangkat mayor dan 31 perwira tinggi polisi menyerahkan diri ke Markas Besar Polisi Filipina, karena terlibat narkoba, Senin (8/8/2016). DW.com mengabarkan, mereka termasuk dari puluhan anggota militer Filipina yang diultimatum Presiden Rodrigo Duterte untuk menyerahkan diri. ‘’Kalau tidak menyerahkan diri, saya akan kerahkan seluruh angkatan bersenjata Filipina untuk memburu kalian,’’ kata Duterte tegas dalam pidatonya sehari sebelumnya.

Kepala Kepolisian Filipina Jenderal Ronald dela Rosa langsung memanggil langsung para perwira polisi yang disebut Presien Duterte. ‘’Saya malu. Kami yang seharusnya menangkap mereka, tapi kita lindungi mereka. Saya akan membunuh kalian bila kalian tidak berubah,’’ kata dela Rosa.

Menurut Dinardo Carlos, jurubicara kepolisian Filipina, para anggota polisi itu terlibat perdagangan narkotika, juga tindak kriminal dan kasus lainnya. ‘’Mereka akan diproses sesuai hukum,’’ ujar Dinardo Carlos.

Lebih dari 400 tersangka pengedar dan penjual narkoba tewas terbunuh sejak Rodrigo Duterte menjadi presiden 30 Juni lalu. 600 ribu orang menyerahkan diri karena takut menjadi korban ‘Petrus’. Sementara itu, Jenderal polisi Ronald dela Rosa menerima tiga kepala polisi yang juga disebut namanya oleh Presiden Duterte. Mereka adalah Jenderal polisi Fernando Diaz, Jenderal Edguardo Tinio dan Jenderal Joe Patilao di markas besar kepolisian Manila. ‘’Mereka akan diperiksa dan diinterogasi. Bila bersalah akan menjadi proses sesuai hukum,’’ kata Jenderal Ronald dela Rosa.

IL

Recent Posts

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

2 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

3 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 month ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 months ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 months ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 months ago