Categories: Uncategorized

Satu lagi mahasiswa Indonesia ditangkap Pemerintah Turki

Okenews.com — Baru saja bersuka cita atas kembalinya dua mahasiswi Indonesia yang ditahan Pemerintah Turki, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI harus kembali bekerja keras. Pasalnya, ada satu mahasiswa Indonesia lagi yang ditangkap otoritas negara pimpinan Recep Tayyip Erdogan tersebut.

Fakta ini terungkap dalam sidang dengar pendapat antara Menlu Retno LP Marsudi dengan Komisi I DPR RI, Rabu (31/8/2016). Retno menyebutkan, ada seorang lagi WNI mahasiswa ditahan pemerintah Turki pada 26 Agustus lalu.

Menlu mengakui dinamika politik di Turki saat ini memang tengah rawan. Handika Lintang Saputra yang ditangkap sebelum kudeta pecah di Ankara dan Istanbul saja sejauh ini masih dalam proses hukum. Akan tetapi, sudah kecolongan dengan seorang lagi mahasiswa yang harus ditahan karena tersangkut tuduhan serupa.

“Tadi malam, KBRI Ankara telah berhasil membuat janji dengan otoritas peradilan Turki untuk dipertemukan dengan Handika Lintang Saputra pada 1 September. Tetapi, kami menerima kabar pada 26 Agustus ada seorang lagi yang ditahan. Segera setelah penangkapan, kami minta akses kekonsuleran, tetapi untuk yang terakhir ditangkap ini belum diberikan akses kekonsuleran,” jelasnya.

Handika Lintang Saputra (rimanews.com)

Identitas mahasiswa yang ditangkap otoritas Turki pada 26 Agustus saat ini belum diungkap Kemlu. Kasusnya juga masih dipertanyakan oleh peserta diskusi.

Dalam sidang dengar pendapat ini, Komisi I DPR RI meminta penjelasan Menlu terakit enam isu global yang akhir-akhir ini mengancam keselamatan WNI. Sebut saja penangkapan ABK WNI di perairan FIlipina Selatan, penahanan 177 WNI calon jamaah haji di Filipina dan penangkapan tiga mahasiswa di Turki pascakudeta militer.

Secara umum, peserta sidang mengapresiasi penjelasan yang diberikan Menlu. Pembebasan cepat dilakukan, diplomasi intensif dan terbilang tanggap menghadapi peristiwa tersebut.

IL

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

1 week ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

3 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

3 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

4 weeks ago