VICE correspondent Gelareh Kiazand searches Kabul for illicit gambling rings where men bet on quail fights, buzkashi (it’s like polo, but with a headless goat), and dog fights. But first she has to find Dardar, the only figure in Kabul’s gambling world who can get our crew into the betting circle.
In part 2, it’s off to the Ka Faroshi bird market, where rival teams prep their fighting quails for the next morning’s match.
VICE correspondent Gelareh Kiazand meets the men who dedicate their lives to the breeding, training, and gambling involved in dog fighting in Kabul.
Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…
Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…
Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…