Artis kondang Cate Blanchett dan sejumlah selebriti AS menerbitkan video yang dipersembahkan bagi jutaan pengungsi yang mengalami kekerasan.
Mashable.com mengabarkan Senin (12/9/2016), video berjudul ‘’The Most Important Thing’ itu, disiarkan lewat Facebook. Isinya, berisi rekaman gambar dan video karya fotografer Brian Sokhoi yang mewakili 65 juta pengungsi yang terlunta. Sebuah puisi berjudul ‘What They Took With Them’ karya Jenifer Toksvig, menyertai video itu.
Beberapa nama selebriti AS ikut membacakan puisi secara bergantian. Di antaranya, Keira Knightley, Juliet Stevenson, Peter Capaldi, Stanley Tucci, Chiwetel Ejiotor, Kit Harington, Douglas Booth, Jesse Eisenberg dan penulis Neil Gaiman. ‘’Ritme dan kata-kata dalam puisi itu menggaungkan teror dan kepanikan yang memaksa kalian meninggalkan rumah, dan membawa apa adanya untuk mencari selamat,’’ kata Cate Blanchett, bintang film Australia yang menjadi duta Badan pemberi bantuan pengungsi PBB, UNHCR.
Video pendek itu diharapkan memberi inspirasi bagi pengguna Facebook yang diminta menanda tangani #withRefugees petition. Hal ini dimaksudkan agar para pengungsi bisa mendapatkan bantuan keperluan dasar dan penting untuk membangun kehidupan baru. Bantuan itu antara lain berupa pendidikan, tempat penampungan dan lapangan kerja. Petisi itu akan disampaikan di Sidang Umum PBB pada 19 September mendatang. Hingga Senin ini, terdapat 937 ribu lebih pengguna Facebook membubuhkan tanda tangan di petisi tersebut.
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…