Categories: Uncategorized

Hasmi, Komikus Legendaris Gundala Berpulang Ahad 6 November 2016

Harya Suraminata atau Hasmi, komikus legendaris yang menciptakan tokoh Gundala Putra Petir meninggal di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta, Minggu siang, 6 November 2016. Hasmi meninggal di usia ke-70 tahun, setelah beberapa hari sakit.


Vincencius “Venzha” Christiawan, salah satu seniman yang dekat dengan Hasmi menuturkan, ia kontak dengan Hasmi terakhir pada Jumat 4 November lalu. Venzha mengirim pesan yang isinya mendoakan Hasmi, agar segera sembuh sehingga kembali bisa mengobrol. Hasmi sempat membalas dengan kalimat ‘matur nuwun untuk semuanya’. “Beberapa kali kontak sebelumnya, Pak Hasmi sempat bilang menjalani operasi usus buntu,” kata Venzha kepada Tempo, 6 November.

Kabar meninggalnya pencipta tokoh Gundala Putera Petir itu juga disampaikan lewat akun Facebook Butet Kartaredjasa. Butet menulis: “Selamat Jalan Mas Hasmi. Ini SMS dari Anggi, putrinya Hasmi: Om, ini Anggi, putri pak hasmi. Saya ingin mengabarkan bahwa Hasmi Gundala sudah meninggalkan kita semua. Mohon doa untuk beliau, semoga diterima disisi Tuhan.” Komentar simpati mengalir dari kolega Butet, di akun media sosial.

 

Hasmi pencipta Gundala (Tribun Jogya.com)

Hasmi atau Mas Nemo, panggilan akrab dari Harya Suraminata, menciptakan tokoh Gundala pada 1969 dan menjadi ikon, juga bertahan menjadi bacaan anak-anak muda hingga 1990-an. Gundala, adalah tokoh dengan karakter dan latar belakang lokal (Yogyakarta) yang penciptaannya terinspirasi oleh sosok superhero Flash.

Tokoh itu diciptakan Hasmi, karena Indonesia saat itu membutuhkan sosok pahlawan yang di dunia Barat sering disebut sebagai superhero. Gundala yang ditokohkan Hasmi, tak lain adalah sosok manusia bernama Sancaka.

Ide kekuatan Gundala yang berupa petir, menurut Hasmi, didapat dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Sela, yang diceritakan bisa menangkap petir. Sedangkan bentuk fisik Gundala mendapat inspirasi dari bentuk karakter The Flash ciptaan Gardner Fox dari DC Comics.

Venzha mengaku mengoleksi banyak komik karya Hasmi. Sang komikus itu bahkan pernah diundang Venzha untuk berbicara bersama para pembicara lainnya para pemburu UFO di Jogja National Museum, Yogyakarta.

IL

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 week ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

4 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

4 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago