Categories: Uncategorized

Penjelasan ‘Ahok’ soal Demo 4 November dan Jelang Diperiksa Bareskrim Senin

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Polri, Senin, 7 November 2016, besok. Ahok akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan agama.

“Biasanya untuk pemeriksaan dimulai jam 09.00, namun tergantung kepada yang diperiksa bisa hadir jam berapa,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Agus Rianto, melalui pesan WhatsApp, Ahad, 6 November 2016.

Bareskrim Mabes Polri menerima 11 laporan pengaduan terkait kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Ahok. Dalam pengaduannya, mereka menyampaikan keberatan atas perkataan Ahok yang menyebut Surat Al-Maidah ayat 51. Rekaman video Ahok berpidato di depan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 itu tersebar di media sosial.

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di depan wartawan (kompas.com)

Dalam video itu, Ahok awalnya berbicara tentang program untuk nelayan yang sudah diadakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ahok berjanji kepada nelayan, bahwa meskipun dirinya tak terpilih sebagai gubernur pada pemilihan kepala daerah 2017, program itu akan terus berlanjut. Dia pun meminta masyarakat tak khawatir. “Jadi jangan percaya-percaya sama orang. Kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu, gak bisa pilih saya. Ya kan? Dibohongi pakai surat Al-Maidah ayat 51,” ujar Ahok dalam video itu. Surat Al-Maidah ayat 51 dalam Al-Qur’an berisi tentang ajakan agar umat Islam tidak memilih pemimpin yang non-Muslim.
Polisi telah menyelidiki kasus ini sekitar 1 bulan. Polisi meminta keterangan sejumlah saksi dan ahli, termasuk mengecek keaslian video yang menjadi viral itu. Kasus yang belum selesai ini menjadi alasan Front Pembela Islam dan kelompok masyarakat keagamaan lainnya untuk mengadakan unjuk rasa besar-besaran pada 4 November. Mereka menuntut kasus ini segera diselesaikan. (Tempo.co.id)

IL

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

4 days ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

7 days ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

1 week ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

3 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

3 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

4 weeks ago