Categories: PoliticsUncategorized

Donald Trump tak sabar pindahkan perkakas Obama dari Gedung Putih

Belasan tukang cat, dan kuli bangunan memasuki ruang West Wing untuk membongkar barang-barang milik Presiden Obama, beberapa saat setelah meninggalkan Gedung Putih.

Majalah Time mengabarkan Jumat (20/1/2017), hal itu berlangsung hanya beberapa saat setelah Obama meninggalkan sepucuk surat di atas Resolute Desk, atau meja kepresidenan. Para tukang dan pembantu itu tampaknya diperintah Donald Trump untuk mengganti seluruh dekorasi presiden lama dengan yang baru.

 

Sementara di kediaman resmi keluarga presiden di Gedung Putih, para pembantu sibuk memindahkan barang-barang milik Michelle Obama dan kedua putrinya ke atas truk yang telah menunggu. Suara penyedot debu terdengar sampai ke West Wing, ruang kerja kepresidenan, sementara para staf bekerja keras mempersiapkan ruang-ruang kantor untuk Donald Trump dan keluarganya.

Siang hari, akun Twitter dan Facebook resmi Gedung Putih, diganti oleh tim Donald Trump. Sebuah situs baru juga telah mengudara. Akun POTUS (President of The United States) yang berisi foto Barrack Obama saat dilantik jadi presiden sempat mengudara beberapa menit, sebelum akhirnya diganti dengan bendera Amerika Serikat.

 

Beberapa pembantu dekat Obama hanya berada di West Wing hingga pukul 11.15 siang. Mereka kemudian berangkat ke Pangkalan Militer Andrews, untuk bergabung dengan Presiden Obama dan Michelle, menggelar perpisahan bagi stafnya. Siang hari sekitar pukul 1.00 tim transisi Donal Trump langsung masuk ke Gedung Putih, dari kantor mereka yang jaraknya cuma beberapa puluh meter. Para pejabat senior Trump juga diperkirakan tiba dari gedung Parlemen Capitol Hill. ‘’Mereka seakan tidak sabar mengganti posisi Obama dan stafnya,’’ tutur salah seorang pembantu Obama.

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

3 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago