Categories: Uncategorized

Diplomat Saudi divonis dirotan karena pelecehan seksual di Singapura

Bandar Yahya A Alzahrani, seorang pangeran Arab Saudi dijatuhi hukuman lebih dari 2 tahun penjara dan empat kali dirotan (dipukul dengan rotan), karena melakukan pelecehan seksual di sebuah hotel di Singapura.

Al-Monitor mengabarkan, pengadilan menjatuhkan vonis Jumat (3/2/2017) kepada terdakwa. Yahya Alzahrani yang menjabat sebagai diplomat Arab Saudi di Beijing itu menyatakan naik banding atas keputusan hakim. ‘’Beliau sangat sedih dan kecewa, karena itu menyatakan naik banding dan kita persiapkan secara matang,’’ tutur Sashi Nathan, pengacaranya kepada kantor berita AFP.

 

Yahya Alzahrani, yang berusia 39 tahun itu, diminta membayar uang jaminan sekitar $ 14 ribu dan dikenai tahanan luar. Peristiwa itu terjadi dua tahun lalu, tatkala Alzahrani kepala bidang pemberitaan di Kedubes Saudi di Beijing, tengah berlibur ke Singapura, bersama keluarganya.

Menurut tuduhan jaksa, saat sendirian di kamar hotelnya, Alzahrani hendak memperkosa karyawan magang di hotel tersebut. ‘’Terdakwa memang sengaja memangsa korban yang lugu dan naif,’’ kata Lee Poh Choo, hakim salah satu kawasan di Singapura. ‘’Dia tahu, dan memang berniat untuk mencabuli korban,’’ sambung Hakim Lee Poh Choo.

 

Namun dalam pembelaannya, Yahya Alzahrani mengungkapkan, ia menjadi korban pemerasan yang dilakukan korban. ‘’Karyawan magang hotel itu bersekongkol dengan pegawai hotel lainnya untuk memeras saya,’’ tulis terdakwa dalam pleidoinya

Namun hal itu ditolak hakim dan menjatuhkan vonis 26 bulan ditambah empat kali dirotan. Vonis itu, jauh lebih ringan dari hukuman yang biasanya berlaku di Singapura. Para pelaku pelecehan seksual dapat diganjar 10 tahun penjara dan pukulan rotan beberapa kali, sewaktu Singapura masih di bawah pemerintahan Kolonial Inggris.

.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

5 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago