Melania bisa kena deportasi Perintah Eksekutif Donald Trump

Ada kemungkinan Melania Trump, ibu negara AS terjerat perintah ekskutif Presiden Donald Trump dan diportasi karena menggunakan visa kunjungannya untuk bekerja sebagai model.

Slate.com melaporkan Kamis (23/2/2017) kemungkinan itu bisa terjadi mengingat pada tahun 1996, Melania Trump berada di AS menggunakan visa turis B1/B2. Berbekal visa itulah, Melania Trump yang waktu itu masih menggunakan nama Melania Knauss, bekerja sebagai peragawati beberapa perusahaan pakaian dan produk lain.

 

Dan hal itu melanggar perintah eksekutif Presiden Donald Trump. Dalam perintah eksekutif yang dikeluarkan 25 Januari lalu, Trump antara lain menyebutkan perintah eksekutif itu diterapkan terutama bagi mereka yang ‘’Melakukan pemalsuan, atau secara sadar mengelabuhi petugas imigrasi dengan status imigrasinya.’’ Departemen Keamanan Dalam Negeri, DHS menegaskan bahwa perintah Trump itu akan segera dijalankan. ‘’Jadi, seandainya Trump jadi presiden pada 1996, maka Melania Knauss segera dideportasi, karena memalsukan ijin kerjanya,’ tulis laman Slate.

 

Penegasan itu diutarakan oleh Hasan Shafiqullah, pengacara di Legal Aid Society. ‘’Melania akan terkena perintah eksekutif itu, karena termasuk dalam prioritas,’’ kata Hasan. Hal yang sama juga dijelaskan Cheryl David, seorang ahli urusan imigrasi di New York. ‘’Melania bakal dideportasi bila tertangkap,’’ kata Cheryl David. Dengan memalsukan keterangan visanya, Melania Knauss juga seharusnya tidak mendapatkan Kartu Hijau atau surat keterangan penduduk tetap AS.

Tapi, orang-orang yang ‘’Kelihatan cantik dan kaya, seperti Melania yang sering bepergian di Eropa, biasanya tak menyadari bahwa mereka berpotensi untuk dideportasi,’’ kata Cheryl David. (DP)

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago