Categories: DiasporaPolitics

Paus Franciscus: Lebih baik jadi ‘Atheis’ daripada ‘Katolik Hipokrit’

Paus Franciscus mengecam sejumlah anggota Gereja dengan menyebut ‘’Lebih baik jadi seorang atheis daripada menjalani kehidupan ganda yang hipokrit’’.

Kantor berita Reuters mengabarkan, hal itu diungkapkan pemimpin Gereja Katolik, Kamis (23/2/2017). Saat memimpin misa pagi di kediamannya, Paus Franciscus menjelaskan ‘’Kalau bicara mencla-mencle, maka itu skandal. Punya kehidupan ganda!’’ kata Paus Franciscus dalam kotbahnya.

 

Pemimpin 1,2 miliar umat Katolik itu menambahkan, banyak di antara umatnya yang mengatakan bahwa dirinya adalah pemeluk agama Katolik yang taat. Selalu menghadiri misa, dan ikut aktif di organisasi ini dan itu. ‘’Tapi dalam kehidupan nyata mereka harusnya mengaku bahwa ‘’Kehidupan saya bukanlah seorang Kristiani. Saya tidak menggaji pembantu saya dengan upah yang sesuai. Saya mengeksploitasi kaum lemah. Saya punya bisnis kotor. Saya juga mencuci uang, dan berperilaku ganda,’’ kata Paus Franciscus.

 

‘’Banyak warga Katolik yang seperti itu dan melakukan skandal,’’ kata Paus Franciscus, asal Buenos Aires dan biasa hidup di antara kaum papa Afghanistan. ‘’Sudah berapa kali kita mendengar orang seperti itu. Karena itu, ya lebih baik jadi Atheis deh,’’ sambung Paus Franciscus.

Pemimpin Katolik bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu, terpilih menjadi Pemimpin Umat Katolik pada 13 Maret 2013. Sekitar sebulan kemudian, Paus Franciscus yang berusia 80 tahun itu, minta umatnya menemui orang-orang Atheis yang baik. Dalam beberapa kesempatan, Paus Franciscus mengecam para imam yang memperkosa bocah ingusan, dan meminta para kardinalnya untuk tidak berlaku seperti putra mahkota. (DP)

.

Recent Posts

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

1 week ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

3 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

3 weeks ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

4 weeks ago