Lebih dari lima puluh pelajar ditahan pihak kepolisian Paris, Rabu (8/3/2017), karena terlibat kerusuhan dan pembakaran sejumlah gedung sekolah di utara Paris.
The Telegraph mengabarkan, para perusuh itu membakar bangku-bangku sekolah dan menyalakan bom asap. Mereka melempar jendela ruang guru, tempat para guru tengah bersembunyi. Sementara itu, 80 pengunjuk rasa berbaris menuju pusat kota Saint-Denis dan membakar dua perguruan tinggi lainnya.
Aksi kerusuhan itu merupakan bagian dari aksi kerusuhan yang terjadi Selasa (7/3/2017). Protes yang dilancarkan ratusan pelajar Prancis itu digelar setelah Theo Luhaka, 22, dari Aulnay-sous-Bois, dekat Saint-Denis, diperkosa seorang perwira polisi yang menangkapnya bulan lalu. Perkosaan itulah yang kemudian menyulut kerusuhan dan pembakaran sekolah oleh sejumlah sekolah di Paris.
Rodrigo Arenas, ketua persatuan orang tua murid dan guru di Saint-Denis mengungkapkan, kasus perkosaan Theo Luhaka menjadi pemicu saja bagi kaum muda Prancis. ‘’Sudah sejak lama, mereka dijauhi oleh warga Prancis yang menilai kaum muda itu sebagai biang keonaran,’’ kata Rodrigo Arenas. ‘’Karena itu, mereka akhirnya melakukan kekerasan, untuk mengungkapkan perasaan mereka,’’ sambungnya.
Sementara itu Phillip Tournier, Sekjen Perserikatan Para Guru Prancis menjelaskan, penyerangan pelajar itu bakal menjadi preseden buruk. ‘’Hal ini sekaligus menunjukkan meningkatnya ketegangan sosial di kalangan warga miskin di pinggiran Prancis,’’ kata Phillip Tournier. ‘’Kekerasan telah mencapai puncaknya. Bila hal itu terus berlangsung, tak mustahil banyak orang jadi korban,’’ sambungnya seraya menambahkan bahwa peristiwa seperti itu tidak pernah terjadi 10 tahun lalu.
Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…
Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…
Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…
Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…
Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…