Categories: DiasporaPolitics

Warga AS lebih percaya media daripada Presiden Trump

Sejumlah poll pendapat yang digelar di AS, membuktikan bahwa banyak warga Amerika yang lebih percaya pada media massa daripada Presiden Donald Trump.

Majalah Fortune melaporkan Kamis (9/3/2017) jajak pendapat oleh Quinnipiac University, Connecticut menunjukkan 53% responden lebih percaya media massa daripada Presiden Trump, ‘’bila menyangkut isu-isu penting’’. Bahkan hampir 90% yakin, media massa lebih dipercaya untuk hal-hal yang lebih penting atau sangat penting.

 

Sementara itu, banyak yang tidak yakin pada ‘sumber-sumber terselubung’ yang digunakan media massa. Khususnya bila melaporkan tentang pemerintahan Donald Trump, seperti kedekatan Trump dengan Rusia. Banyak responden juga tidak yakin pada media massa yang melaporkan kehidupan pribadi Trump dan politik internal di Gedung Putih. Hanya 30% responden menyatakan yakin bila media massa menggunakan sumber-sumbernya. Sekitar 45% responden yakin bahwa media massa mengarang berita dari sumber-sumbernya.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan secara mingguan itu juga menunjukkan 60% responden tak setuju dengan pendapat Presiden Trump, yang menyebut media massa adalah musuh rakyat AS. Sekitar 80% yang menyebut diri sebagai pendukung Partai Republik, setuju dengan ucapan Trump, sedangkan 85% dari Demokrat menyatakan tak setuju.

Sedangkan poll pendapat yang digelar Morning Consult dan Politico Fund mengungkapkan, sekitar separuh respondennya yakin dengan liputan media massa tentang Pemerintahan Washington dan Donald Trump.

.

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

4 days ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

2 weeks ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 weeks ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 weeks ago