Jaksa Agung Nayarit, Mexico terlibat perdagangan narkoba di AS

Edgar Veytia, Jaksa Agung Negara Bagian Nayarit, Mexico ditangkap di San Diego, California karena terlibat konspirasi perdagangan narkoba di AS.

The Guardian mengabarkan Kamis (30/3/2017), Edgar Veytia, kemudian dibawa ke Brooklyn, New York oleh petugas FBI dan petugas pengawasan obat-obatan, DEA dan tim penyidik keamanan dalam negeri AS. Di pengadilan Brooklyn, Edgar Veytia menghadapi dakwaan setebal tujuh halaman dan tiga tuduhan lain pada Senin awal pekan ini.

 

Antara lain, melakukan konspirasi pembuatan obat bius, mengimpor dan mengedarkannya di AS. ‘’Jumlahnya cukup besar dan terdiri dari kokain, heroin, methamphetamine dan mariyuana selama Januari 2013 hingga Februari 2017,’’ bunyi tuduhan jaksa.

Media massa Mexico menyebut Edgar Veytia dekat dengan kelompok Kartel Generasi Baru Jalisco. Mereka menguasai kawasan kawasan pertanian di Riviera Nayarit dan menjadi kawasan pertumpahan darah antar geng narkoba belakangan ini. ‘’Saya ingin tegaskan pada warga Nayarit, bahwa saya bertanggung jawab atas keamanan negara bagian ini,’’ ujar Roberto Sandoval, Gubernur Negara Bagian Nayarit. Sandoval juga menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemerintah AS dan Mexico mengusut jaringan narkoba di Nayarit.

Februari silam, pasukan marinir Mexico melakukan operasi pembersihan narkoba di Nayarit. Dengan menggunakan helikopter jenis Black Hawk, satuan marinir itu berhasil membunuh delapan anggota kartel di Kota Nayarit. Termasuk kepala geng narkoba Beltran-Leyva, rival utama kelompok Kartel Sinaloa pimpinan Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, yang telah ditangkap tahun lalu.

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

1 day ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

4 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago