Jerman Bakal Punya UU anti Berita Bohong

Pemerintah Jerman sebentar lagi akan meloloskan sebuah UU yang mampu mencegah beredarnya berita bohong dan ucapan kebencian yang banyak muncul di linimasa. The Washington Post mengabarkan Kamis (6/4/2017), UU yang tengah dibahas dan bakal lolos itu, mengharuskan penyelenggara sosial media seperti Facebook dan Twitter untuk menghapus berita-berita bohong, termasuk juga komentar bernada kebencian, dan artikel berbau kriminal lainnya.

 

Para penyelenggara linimasa diharuskan menghapusnya dalam waktu 24 jam. Bagi mereka yang tidak mengindahkan keharusan itu, akan dikenai denda maksimum $ 53 juta atau setara Rp 700 miliar.

Rabu lalu, anggota kabinet Kanselir Angela Merkel setuju agar RUU itu dikirim ke Parlemen Jerman untuk disetujui, sebelum pemilu nasional Jerman, September mendatang. RUU itu disusun sebagai tanggapan munculnya berita-berita bohong yang beredar selama pemilu AS, tahun lalu.

Apalagi, munculnya banyak berita bohong yang merugikan Jerman. Salah satu di antaranya, laporan mengenai seorang gadis Jerman asal Rusia diperkosa sejumlah pemohon suaka politik asal Arab, tahun lalu. Berita bohong itu diulang berkali-kali oleh para pejabat tinggi Rusia, untuk mengecam kebijaksanaan Angela Merkel yang membuka diri bagi pengungsi Arab. Angela Merkel tengah berkampanye untuk memenangkan pemilu yang akan menempatkannya menjadi kanselir Jerman untuk keempat kalinya.

Rencananya, UU baru itu akan diterapkan di Jerman. Namun Menteri Kehakiman Herman Heiko Maas menyatakan akan meminta agar diterapkan di Uni Eropa. ‘’Para penyelenggara linimasa harus bertanggung jawab bila ada materinya yang digunakan untuk menyebarkan kebencian dan kebohongan,’’ kata Heiko Maas. Selain itu, RUU baru itu juga akan menangkal pornografi para bocah dan terorisme di media sosial.

.

Recent Posts

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

3 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

4 weeks ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

4 weeks ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

4 weeks ago

Malam Ketika Riyan Bercerita

Pada 22 November 2025, di sebuah ruangan di Asian Arts Initiative, Philadelphia, Riyan Pondaga akhirnya…

1 month ago

Sonia Raman, Pelatih WNBA Pertama Berdarah India

Sonia Raman mencatat sejarah baru sebagai pelatih kepala pertama keturunan India di liga bola basket…

2 months ago