Pengikut Twitter Trump Banyak Telurnya

Seperempat dari 27,7 juta pengikut Twitter Presiden Donald Trump ternyata aspal (asli tapi palsu) dan bukan pengguna aktif.

Business Insider mengabarkan Senin (10/4/2017) hal itu diungkap oleh Polly Mosendz. Badan riset dan jajak pendapat milik Bloomberg itu menyelidiki para pengikut Twitter Presiden Trump. Hasilnya? Penyidikan itu menemukan bukti bahwa 25% persen dari pengikut Twitter Trump, tidak pernah mengubah gambar foto profil mereka. ‘’Para pengikut Trump itu masih memasang gambar telur yang disediakan Twitter,’’ bunyi kesimpulan Polly Mosendz.

 

Dengan menggunakan data dari Social Rank – sebuah perusahaan baru yang menganalisa pengikut Twitter kaum selebritas – Bloomberg mengambil kesimpulan: Lebih dari 7,5 juta pengikut Donald Trump adalah para pengguna gambar telur yang tidak pernah mengubah gambar profilnya dan tidak pernah menyambangi atau mengutak-atik akunnya selama beberapa tahun. Jumlah itu, sama dengan 28% dari 27,6 juta pengikut Trump.

Akun Twitter yang masih menggunakan gambar telur, dinilai sebagai akun buruk. Bahkan banyak yang menganggap reputasi akun-akun telur itu sangat buruk, karena digunakan seseorang untuk membuli, mengejek bahkan melakukan pelecehan pengguna lain. Bulan lalu, Twitter berupaya mengurangi jumlah akun telur itu dengan mengancam akan menghapus akun-akun yang tak memasang foto profilnya.

Alex Taub, CEO dari Social Rank menjelaskan, pengikut berwajah telur itu memang kelihatan berjumlah banyak bagi sebuah akun Twitter. Menurut Alex, ada kemungkinan para akun telur itu sengaja dibeli untuk mengesankan mereka memang pengikut sebuah akun Twitter tertentu.

Menurut Bloomberg, sejak lama para pengikut Presiden Donald Trump adalah para pemilik akun telur itu. Bahkan sebelum pemilu presiden tahun 2016 lalu, ‘’Pengikut Twitter Trump yang jumlahnya 7,58 juta itu, kebanyakan berisi pemilik akun telur,’’ tulis laman FiveThirtyEight.com. Disusul oleh Hillary Clinton dengan 5,93 juta pengikut dengan 7% akun aspal, lalu Joe Biden, 1,16 juta dengan 6% akun telur, dan Bernie Sanders yang punya 1,94 juta pengikut dengan 4% akun telur.

.

Recent Posts

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

2 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

6 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

1 week ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 weeks ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago