Presiden Obama Pidato di University of Chicago Senin besok

Barrack Obama direncanakan akan berpidato di Unversitas Chicago Senin (24/4/2017) bersama sejumlah pemimpin muda dan melakukan dialog dengan komunitas setempat di Logan Center for Art.

Chicago Tribune melaporkan, kantor Obama mengumumkan rencana tersebut Jumat (21/4/2017). ‘’Ratusan orang yang hadir dalam acara itu, dipilih dari kawasan sekitar universitas,’’ ujar Kevin Lewis, jurubicara Obama. Sementara, ada enam kawula muda akan tampil berdiskusi di podium bersama bekas presiden AS sekitar pukul 11.00 siang. ‘’Diskusi dengan para mahasiswa, akan memberikan kesempatan bagi Obama untuk melibatkan diri dan bekerja dengan para pemimpin generasi berikutnya,’’ tutur Lewis.

Tidak seperti acara 15 Februari lalu, yang digelar diam-diam, tim Obama mengumumkan acara kali ini dengan mengundang sejumlah pembicara. Mulai dari murid SLTA, mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi lainnya. ‘’Mereka dipilih dari kawasan Chicago,’’ ujar Kevin Lewis tanpa menyebut nama-nama mereka. Tidak ada tiket yang diedarkan ke khalayak umum, namun acara tersebut bisa disaksikan lewat televisi. Bekas ibu negara Michelle Obama tidak ikut serta dalam acara ini.

Walikota Chicago, Rahm Emanuel menyambut gembira kedatangan bekas bosnya itu. Emanuel yang pernah menjabat kepala staf Gedung Putih di masa Obama menyatakan bangga. ‘’Sebelum mengakhiri jabatannya sebagai presiden, beliau berpidato di Chicago. Kini, setelah menjadi presiden, beliau memilih pidato di Chicago,’’ kata Rahm Emanuel. ‘’Hal itu mencerminkan komitmen intelektual dan emosionalnya terhadap kota ini sebagai tempat tinggalnya,’’ sambung Walikota Chicago itu.

Setelah pensiun dari kursi kepresidenan, Obama menulis memoirnya sambil menghabiskan liburan bersama istrinya di sejumlah tempat di luar negeri. Obama dikabarkan berlibur hingga Tetiaroa, sebuah gugusan pulau Prancis Polynesia yang pernah dimiliki bintang film Marlon Brando. Pada 7 Mei mendatang, Obama akan ke Boston, Massachussetts untuk menerima John F. Kennedy in Courage Award, sebuah penghargaan satu abad, bertepatan dengan ulang tahun John F. Kennedy ke-100.

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

5 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

1 week ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago