Cat berwarna warni nampak menghiasi rumah rumah yang tersusun di perbukitan, di jalan masuk pemukiman yang berupa jembatan berwarna merah beberpa anak sedang bermain tanpa alas kaki. Mereka terlihat ceria dan sesekali memandang ke pemukiman, satu diantara mereka Aries Indra Kurniawan (12) mengatakan kampung Pelangi tempat mereka tinggal sekarang bagus benar benar mirip warna pelangi.
“Sangat bagus, mungkin ini hadiah Ramadhan bagi kampung kami,” ujar Aries yang tinggal di Wonosari RT 08 RW 04 Randusari Semarang Selatan. Bocah 12 tahun tersebut juga mengatakan rumahnya dicat warna-warni dan Aries sangat senang dengan warna warni tersebut. “Rumah saya dicat warna biru, orange, merah, hijau dan ungu jadi ramai sekali, saya juga membantu saat rumah dicat,” tuturnya sambil bermain bersama dua kawannya.
Semakin ramai daerah mereka tinggal Aries semakin senang, karena awalnya tidak seramai setelah dicat dan diubah menjadi Kampung Pelangi. “Sekarang banyak yang datang ke tempat kami untuk berfoto, kampung jadi ramai tidak seperti dulu sepi sekali,” sambung bocah tersebut.
Sementara itu, Maulana Gani Rauf (12) yang tinggal di RT 09 RW 04 Wonosari Randusari Semarang Selatan, saat di temui Tribun Jateng sedang bermain bersama Aries ingin membantu membersihkan sungai ada berada di depan jalan masuk pemukiman. “Sungai kotor kalau ada yang membersihkan, saya pasti ikut membantu, kan sayang sekali sudah bagus kampungnya tapi sungai masih banyak Sampah,” terangnya.
Maulana sangat bangga dengan Kampungnya, hingga ia sering memamerkan warna warni cat yang menghiasi rumah di pemukimannya dengan bercerita ke teman teman sekolahnya. (Tribun.com)
Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…
Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…
Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…
Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…
Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…