Hillary Clinton Lahirkan Grup Politik ‘Onward Together’

Hillary Clinton mendirikan sebuah kelompok politik baru bernama ‘Onward Together’ untuk menampung warga AS yang ingin terjun ke dunia politik. Fox News mengabarkan, organisasi politik itu diumumkan Clinton Senin (15/5/2017).

‘’Kami dirikan Onward Together untuk mendorong warga agar lebih terlibat, mengorganisasi dan bahkan tampil sebagai politikus,’’ bunyi pernyataan resmi kelompok politik itu. ‘’Dengan langkah itu, Onward Together akan memberikan nilai-nilai progresif dan membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang,’’ sambung Onward Together.

 

Siapa yang dimaksud? Mereka tak lain adalah 66 juta suara yang mendukung Hillary dalam pemilu presiden tahun lalu. Dalam surat elektroniknya, Hillary Clinton mengungkapkan, beberapa bulan belakangan ini, ‘’Kita menyaksikan kemungkinan membentuk sebuah kelompok baru,’’ tulisnya. ‘’Mereka yang bertahan ketika diolok-olok, dibenci, dipecah belah, dan mereka yang menuntut agar lebih fair dan Amerika yang lebih eksklusif,’’ lanjut Hillary.

Secara spesifik, Hillary menyebut, mereka adalah ‘’Kaum perempuan yang berdemo di bandara, di mana komunitas yang menerima kaum imigran dan pengungsi ke pertemuan-pertemuan. Warga Amerika yang bersuara lebih lantang dan lebih keras,’’ kata Hillary. Menurutnya, ‘Onward Together’ atau ‘Maju Bersama’ itu seperti grup politik lain seperti Swing Left, Color of Change, dan Emerge America.

 

Dalam beberapa kesempatan, Hillary Clinton mengulang kembali kekalahannya saat ikut pemilu presiden tahun lalu. Dalam sebuah konperensi kaum perempuan, Hillary menyalahkan Direktur FBI James Comey – dan Rusia – yang mempengaruhi proses penghitungan suara. ‘’Jika pilpres digelar 27 Oktober 2016, saya bisa menjadi presiden,’’ ujar Hillary.

Langkah itu dikritik Komite Nasional Partai Republik, RNC. Organisasi politik yang mendukung Donald Trump menyebut Hillary sebagai calon yang tidak bisa dipercaya, tidak membumi dan ingin bangkit dari masa lalu. ‘’Kalau Demokrat cerdas, mereka mestinya memikirkan langkah maju ke depan,’’ ujar Michael Ahrens, jurubicara RNC.

.

Recent Posts

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

5 days ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

2 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

3 weeks ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

4 weeks ago