Protesters demonstrate against deportation of undocumented immigrants outside the Atlanta City Detention Center on Friday, Nov. 21, 2014, in Atlanta, Ga.
Atulkumar Babubhai Patel, seorang imigran India meninggal dunia saat berada dalam tahanan imigrasi Atlanta, Georgia. CNN mengabarkan, berita buruk itu dikabarkan pihak ICE, Rabu (17/5/2017). Warga India berusia 58 tahun itu meninggal dunia karena serangan jantung di Rumah Sakit Grady Memorial. Patel yang tiba di Bandara Atlanta 10 Mei lalu, dari Quito, Equador ditahan karena tidak memiliki dokumen resmi, sebelum dikirim ke rumah tahanan Atlanta.
Pemeriksaan awal menunjukkan, Patel mengalami darah tinggi dan diabetes. Dua hari kemudian, ia dikirim ke rumah sakit, setelah mengalami sesak nafas, dan meninggal Selasa (16/5/2017). ‘’Kami memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara layak bagi mereka yang ditahan di penjara imigrasi,’’ kata seorang jurubicara ICE.
Atulkumar Babubhai Patel, merupakan korban ke-8 yang meninggal dalam tahanan ICE sejak Oktober 2016. Sebelumnya seorang tahanan bernama Jean Jimenez-Joseph, 27, ditemukan tewas gantung diri menggunakan seprei. Jean Jimenez-Joseph yang mengalami stress berat itu, pernah ditahan di ruang khusus selama dua pekan.
Kasus tewasnya tahanan imigrasi, menuai kritik tajam dari para aktivis hak asasi manusia. Kelompok pembela imigran tersebut menilai kondisi di pusat-pusat tahanan imigrasi kotor dan tidak layak huni dan menuntut agar pemerintah AS menutup fasilitas tahanan tersebut. Kongres AS baru saja menyetujui anggaran imigrasi dinaikkan, untuk membiayai fasilitas tahanan imigrasi yang menampung 39 ribu tahanan per hari.
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…