Kisah Hidup Augusto Deoliveira dan enam anjingnya

Berteman dengan anjing peliharaan mungkin merupakan pemandangan biasa. Namun lain halnya bagi Agusto Deoliveira. Lelaki berusia 23 tahun itu dikenal sebagai penyayang hewan yang hidup bersama enam anjing peliharaannya. Mulai dari bangun tidur atau berjalan-jalan di Boston, Massachussetts, Agusto tak pernah lepas dari anjing peliharaannya yang dinamai: Hannah, Jenna, Harmony, Griffin, Priscille dan Savanah.

 

‘’Semua anjing-anjingku menganggap aku sebagai teman-teman karibnya. Saya banyak menghabiskan waktu dengan mereka. Saya memberi makan mereka, keluar jalan-jalan dengan mereka, dan berbuat apapun dengan mereka,’’ kata Augusto Deoliveira.

Awalnya, ia mengikat keenam anjingnya saat diajak jalan-jalan. Namun, lama ke lamaan tali pengikat itu tak digunakan lagi, karena keenam anjingnya sangat penurut dan disiplin.

 

Setiap sore, banyak pejalan kaki yang merasa kagum dengan kemampuan Agusto mengajari dan melatih binatang piaraannya itu hingga berdisiplin tinggi. ‘’Sebuah anugerah tersendiri bagi Agusto yang mampu berkomunikasi dengan peliharaannya,’’ tutur Cynthia Dean, induk semang Augusto. (DP)

.

Recent Posts

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

2 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

6 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

7 days ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 weeks ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago