Film ‘Wonder Woman’ dilarang diputar di Lebanon

Warga Lebanon menuntut agar Film ‘Wonder Woman’ dilarang diputar di Lebanon, karena pemeran utamanya, Gal Gadot adalah perempuan Israel.

Kantor berita Associated Press mengabarkan Selasa (30/5/2017) seorang perwira keamanan Lebanon mengaku belum menerima tuntutan pelarangan itu. Pejabat tinggi itu menjelaskan, larangan tayang sebuah film perlu persetujuan komisi Departemen Ekonomi Lebanon, dan proses itu pun belum berlangsung. Padahal hari pemutaran perdana berlangsung esok hari dan sejumlah poster dan iklan digital film ‘Wonder Woman’ telah beredar di seluruh Kota Lebanon.

 

Sebuah kelompok bernama ‘Pendukung Kampanye Pemboikotan Lebanon dan Israel’ menyerukan upaya menentang pemutaran film yang bercerita tentang kehebatan seorang pahlawan perempuan AS. Di laman Facebooknya, mereka mengungkapkan bahwa Gal Gadot, pemeran utama film itu adalah anggota tentara Israel yang mendukung kebijaksanaan pendudukan wilayah Palestina. ‘’Kami menunggu tindakan pemerintah, walaupun waktunya tinggal satu jam sebelum film diputar,’’ ujar Samah Idriss, seorang anggota kelompok itu.

Meski Lebanon bersikap terbuka dengan kebebasan berpendapat, tapi tindakan sensor tetap diberlakukan secara ketat. Awal tahun lalu, Lebanon menerapkan sensor ketat terhadap film ‘Mawlana’ produksi Mesir yang bercerita tentang kehidupan seorang ulama. Tahun 2009, komedian Prancis Gad Elmaleh berdarah Yahudi, membatalkan niatnya ikut beberapa festival di Lebanon, karena mendapat ancaman dari kelompok Hezbollah.

Besar kemungkinan ‘Wonder Woman’ yang bercerita tentang perempuan sakti mandraguna itu, tetap diputar di Beirut. Dan keesokan harinya, sejumlah teater di Uni Emirat Arab, Qatar dan Kuwait serta Bahrain, akan memutar film yang dibintangi Gal Gadot. ‘’Film tentang superhero itu bagian dari kebuayaan pop sejak 70 tahun lalu. Lagipula Gal Gadot tak terlihat menggambarkan atau mendukung Israel dalam film itu,’’ kata Elie Fares, seorang blogger kondang Lebanon.

.

Recent Posts

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

2 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

3 days ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

5 days ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

1 week ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

3 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

1 month ago