Phil Collins batal manggung karena jatuh di hotel new york

Penyanyi ternama Phil Collins membatalkan dua konsernya di Royal Albert Hall, London, Inggris, setelah ia terjatuh di kamar hotelnya. Collins, 66 tahun, yang mengalami kesulitan berjalan usai menjalani operasi punggung, menderita sejumlah luka di sekitar matanya setelah terjatuh saat akan ke toilet. Manajemennya mengatakan luka di bagian matanya harus dijahit di rumah sakit, dan akan menjalani perawatan selama beberapa hari, demikian laporan BBC. Jadwal pertunjukan untuk tanggal 8 dan 9 Juni kini dijadwalkan ulang untuk bulan November.

 

Saat penundaan diumumkan manajemen, beberapa jam sebelum jadwal pertama penampilan Collins, banyak orang sudah meluncur ke London. “Sedih sekali mendengarnya, tapi kami sudah berada dalam perjalanan di kereta untuk menemuinya, kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan,” tulis salah seorang penggemarnya di laman Facebook.

Sementara penggemar yang berada di pertunjukan hari Rabu, menambahkan: “Tadi malam adalah pertunjukan yang menakjubkan! Betapa fantastis jumlah penggemar yang Anda miliki. Semoga lekas pulih.” Dalam tulisan yang diunggah ke Facebook, manajemen Collins menambahkan bahwa penyanyi gaek itu terpeleset saat terbangun tengah malam dan bagian kepalanya membentur kursi, namun kini dalam ‘dalam masa pemulihan.’

 

Dalam kondisi yang digambarkan ‘masih lemah,’ Phil Collins menyampaikan ‘permintaan maaf yang tulus dan terima kasih kepada para penggemarnya’. Ia mengungkapkan bahwa pertunjukannya merupakan pekan pertunjukan fantastis pertamanya dalam 10 tahun, dan ia sangat berterima kasih kepada orang-orang atas sambutan hangat mereka dan ingin segera kembali. Semua tiket pertunjukan pada 8 Juni akan berlaku untuk 26 November dan tiket tanggal 9 Juni akan berlaku untuk 27 November. (inilah.com)

 

.

Recent Posts

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

1 day ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

1 week ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 months ago