Sebuah pengadilan Algier, menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap seorang lelaki warga Algeria yang menjuntaikan seorang bocah dari balkon apartemen lantai 15. Kantor berita BBC mengabarkan Selasa (20/6/2017), lelaki yang tak disebut namanya itu divonis dengan tuduhan membahayakan jiwa seorang bocah, setelah ditangkap di rumahnya Ahad lalu.
Tuduhan di pengadilan menyebutkan, lelaki tersebut memasang fotonya tengah menjuntaikan bocah dari sebuah balkon apartemen untuk menarik perhatian pemilik akun Facebook. ‘’Hayo, klik 1000 jempol atau saya lepas bocah ini,’’ tulisnya dalam akun linimasa.
Foto mengerikan itu, tak urung membuat marah para pemilik linimasa, dan menuntut agar pelakunya ditangkap. Mereka menganggap lelaki itu melakukan pelecehan terhadap seorang bocah. Namun di pengadilan, pelaku – sanak keluarga bocah itu – menolak membahayakan jiwa bocah itu. ‘’Gambar itu dipotret di atas balkon yang dipagari dengan sejumlah pengaman kok,’’ tuturnya.
Ayah si bocah meminta pengadilan agar lelaki familinya itu dibebaskan dari hukuman. ‘’Dia cuma main-main kok,’’ katanya. Namun permintaan itu tak digubris, dan hakim yang mengadili kasus tersebut menjatuhkan hukuman dua tahun penjara.
SaveSave
Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…
Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…
Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…
Pada 22 November 2025, di sebuah ruangan di Asian Arts Initiative, Philadelphia, Riyan Pondaga akhirnya…