Bocah Jerman Tembak Raja Thailand dengan bedil plastik

Dua remaja berusia 14 tahun dan 13 tahun diperiksa Kejaksaan Jerman, karena menembak iring-iringan mobil Raja Maha Vajiralongkorn dengan bedil plastik.

The Guardian mengabarkan Rabu (21/6/2017), peristiwa itu terjadi di pinggiran Kota Munich, dua pekan lalu. Dua remaja Jerman yang disembunyikan identitasnya itu, main tembak-tembakan di depan rumahnya. Saat asyik bermain, lewatlah iring-iringan mobil Raja Vajiralongkorn, dan namanya juga bocah, mereka menembaki mobil yang lewat itu tanpa maksud apapun. Namun pekan lalu, Kerajaan Thailand mengirimkan nota resmi berisi pemberitahuan kepada polisi setempat.

Tentu saja, nota itu mengejutkan pemerintah Jerman. Media masa Jerman mengabarkan setelah ditembaki, Raja Vajiralongkorn dan pengawalnya tetap berlalu. Pihak kejaksaan Landshut, Bavaria yang menangani kasus tengah menginterogasi bocah berusia 14 tahun itu karena dinilai melakukan tindak kriminal, sedangkan temannya yang berusia 13 tahun dinyatakan masih di bawah umur dan tidak dapat diadili. Sementara itu, Jaksa Thomas Rauscher mementahkan perkara itu, karena tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. ‘’Raja Thailand juga tidak terkena tembakan,’’ kata Thomas Rauscher.

 

Raja Maha Vajiralongkorn memang suka berlibur ke Jerman karena memiliki vila mewah di Danau Stanberg, luar kota Munich. Tabloid Jerman Bild pernah menerbitkan foto-foto raja berusia 64 tahun itu berjalan-jalan di sebuah mall, mengenakan kaos ekstra cekak berwarna kuning bersama seorang cewek. Lukisan tato di punggung, lengan dan dadanya terlihat jelas.

Bulan Mei lalu, Pemerintahan PM Prayut Chan-o-cha menuntut linimasa Facebook karena memasang 131 gambar yang melecehkan Raja Thailand tersebut. Namun belakangan tuntutan itu dicabut tanpa sebab jelas. Sebaliknya, Raja Maha Vajiralongkorn tengah menghadapi tuntutan hukum, karena ketika ayahnya wafat, Raja Vajiralongkorn masih berstatus sebagai penduduk Bavaria, Jerman. Karena itu, raja yang sering bertingkah laku aneh itu, diharuskan membayar pajak peninggalan setempat, atas kekayaan yang diwariskan ayahandanya Raja Bhumibol Adulyadej.

 

SaveSave

.

Recent Posts

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

10 hours ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

4 days ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

1 week ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

3 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

4 weeks ago