Seniman Ai Wei Wei gelar pameran di Washington DC

Untuk pertama kalinya, Ai Wei Wei, peseni rupa legendaris dari China menggelar pameran di AS.  Setelah lama dilarang ke luar negeri, karena kerapkali mengkritik kebijaksanaan Pemerintah Beijing, Ai Wei Wei mendapatkan kembali paspornya, menggelar pameran di Washington DC. Sejak 29 Juli 2017 hingga 1 Januari 2018, Ai Wei Wei menggelar karyanya yang diberi judul ‘’Trace’’ di Museum Hirshhorn, Washington DC.

 

Dalam pameran instalasi itu, Ai Wei Wei memajang wajah-wajah individu dari 30 negara yang dinilai berpengaruh. Di antaranya Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela dan Edward Snowden, pembocor dokumen NSA. Karya instalasinya yang terbuat dari biji-biji Lego tersebut berhasil diciptakan berkat upaya para pendukungnya dari luar negeri, yang diam-diam membawa biji-biji Lego ke kediaman Ai Wei Wei.

Di samping ‘Trace’, Ai Wei Wei, 60 tahun, juga menggelar karya instalasi lain. Karya berjudul ‘’The Plain Version of the Animal That Looks Like a Llama but Really an Alpaca’’ itu dipasang di dinding museum seluas 360 derajat. Bila dilihat secara sekilas, karya itu seperti hiasan dekoratif biasa, tapi bila dilihat lebih teliti, karya itu merupakan gambar-gambar kamera pengintai, borgol, simbol Twitter, yang menggambarkan kiriman cuitan Ai Wei Wei kepada otoritas Pemerintah Beijing. Kedua karyanya itu bisa dilihat sepanjang 200 meter di lantai dua Galeri Outer Ring, museum Hirshhon.

Setelah menikmati karyar-karya instalasinya di Museum Hirschhorn, pengunjung diberi kesempatan untuk menyaksikan rekaman cerita hidup Ai Wei Wei. Di antaranya diambil dari video lama “Ai Wei Wei Never Sorry” ketika Ai Wei Wei yang dikenal sebagai ‘Andi Warhol China’ itu misalnya, mengecam pembangunan asrama mahasiswa China yang hancur lebur terkena angin topan dan menewaskan 5 ribu mahasiswa. ”Mereka tidak seharusnya menjadi korban dalam tragedi itu. ”F**ck You Motherland!” kata Ai Wei Wei sebelum ia ditangkap dan dipenjara otoritas Beijing. Pemborong bekerjasama dengan pejabat China yang korup, menyediakan perumahan rakyat yang dibangun di luar bestek.

Ai Wei Wei dinobatkan sebagai tokoh Hirshhorn tahun 2017-2018 bersama artis kontemporer dunia lain. Seperti Yayoi Kusama dari Jepang, juga artis Jerman Markus Lupertz, artis Swiss Nicolas Party dan artis-artis AS seperti Yoko Ono, Theaster Gates dan Mark Bradford.

SaveSave

SaveSaveSaveSave

SaveSave

SaveSave

.

Recent Posts

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

3 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

7 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

1 week ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 weeks ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago