Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyampaikan pidato dalam pembukaan Kongres ke-4 Diaspora Indonesia. Obama yang mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dengan kemeja putih itu memberikan pidato berdurasi sekitar 30 menit di hadapan ribuan diaspora Indonesia yang berkumpul di aula utama Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu 1 July 2017.
Ribuan diaspora Indonesia, antara lain berasal dari Amerika Serikat, China, Meksiko, Jerman, Suriname, Qatar, Oman, Brunei Darusalam, Prancis, Belanda, dan Myanmar, menyambut Obama dengan tepuk tangan meriah saat Obama yang pernah melewatkan sebagian masa kecilnya di Jakarta itu muncul dari sisi kiri panggung.
Dalam pidatonya, Obama menceritakan pengalamannya berwisata ke Bali dan Yogyakarta, dan menyebut Indonesia sebagai “bagian dari diri saya”. Obama selama ini memang dikenal memiliki kedekatan dengan Indonesia, karena sempat menghabiskan beberapa tahun masa kecilnya di Jakarta. Kongres Diaspora Indonesia dihadiri 9.000 orang dari 55 negara seluruh dunia. Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di Kasablanka Hall pada 1-4 Juli 2017 itu menghadirkan 42 pembicara dalam 12 sesi berbeda dan mengambil tema “Bersinergi Bangun Negeri”.
Pidato Obama dalam sesi pembukaan kongres tersebut sekaligus menjadi pidato pertamanya di Asia setelah menyelesaikan tugasnya sebagai presiden Amerika Serikat pada 20 Januari 2017. Selama menjadi presiden, Obama pernah beberapa kali datang ke Indonesia dalam kunjungan resmi. Di antara kunjungan itu adalah KTT ASEAN dan KTT APEC di Bali, saat Presiden Susilo Yudhoyono menjabat. (Antaranews.com)
SaveSave
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…