Perakit bom panci Agus Wiguna yang berprofesi sebagai tukang bakso masih berusia 21 tahun. Kemampuan merakit bom berisi paku panjang 7 cm itu diperoleh dari internet. Hal itu ditegaskan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto saat dikonfirmasi, Sabtu (8/7). “Pelaku merakit dari internet. Pelaku sendirian, untuk pelaku lain tidak ada. Kondisi di TKP sudah kondusif, sekarang oleh TKP,” ujar Setyo.
Setyo mengatakan, kepolisian belum menemukan keterkaitan pelaku dengan jaringan terorisme. “Jaringan perlu pendalaman lagi, karena harus dilihat cara komunikasi, fisiknya komunikasi dengan siapa saja,” Setyo menambahkan.
Sehari-hari Agus berprofesi sebagai penjual bakso goreng di sekitar wilayah Cidurian, Bandung, Jawa Barat. Bom rakitannya keburu meledak di kontrakan yang ia tempati sendirian. Kepada penyidik, ia mengaku berencana meledakkan bom buatannya itu di Cafe Bali Jalan Braga, rumah makan Celengan di Astana Anyar, dan Gereja Buahbatu, Bandung.
Peristiwa ini yang kedua sepanjang enam bulan pertama 2017. Bom panci berisi paku yang pertama meledak pada 27 Februari lalu di Taman Pandawa, Bandung.Bom dibawa pelaku Yayat Cahdiyat yang akhirnya tewas setelah bersembunyi di Kantor kelurahan Arjuna. Yayat diketahui berafiliasi dengan ISIS. (Publicanews.com)
SaveSave
SaveSave
Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…