Trump Beri Sanksi Bagi Belasan Pejabat Venezuela

Pemerintahan Presiden Trump menerapkan sanksi ekonomi kepada 13 pejabat tinggi Venezuela pendukung Presiden Nicolas Maduro, Rabu (26/7/2017).

Miami Herald mengabarkan, sanksi ekonomi itu dijatuhkan untuk mencegah pemilihan umum Ahad (30/7/2017). Pemilu itu digelar untuk memilih anggota legislatif yang diperkirakan bakal memperkuat posisi Nicolas Maduro menjadi presiden Venezuela.

Ke-13 warga Venezuela yang terkena sanksi ekonomi itu terdiri dari para pejaba tinggi, pejabat militer, produser minyak dan pejabat bank yang menentukan suku bunga dan nilai mata uang Venezuela. Selain membekukan aset dan akun bank mereka yang ada di AS dan luar negeri, AS tidak memberikan visa kunjungan ke AS. ‘’Mereka yang terpilih di parlemen seharusnya tahu, mereka melecehkan proses demokrasi di Venezuela dan berpotensi menerima sanksi ekonomi AS,’’ bunyi pernyataan resmi Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

Sanksi ekonomi itu didukung oleh sejumlah anggota parlemen AS, termasuk mereka yang berdarah Cuba dari Miami, Florida. ‘’Mereka yang melanggar HAM tidak dapat masuk ke AS atau memiliki akses lagi ke akun bank mereka di sini,’’ kata Ileana Ros-Lehtinen, anggota Kongres Republik AS. ‘’Kami tidak bisa lagi memberikan toleransi bagi pelanggar di Venezuela,’’sambungnya.

AS telah menerapkan sanksi ekonomi bagi sejumlah pejabat Venezuela yang terlibat perdagangan narkoba, sejak 2015 lalu. Pada bulan Februari 2017 lalu, Presiden Trump menambahkan Wakil Presiden Venezuela Tareck El Aisami dalam daftar hitam pentolan narkoba. Menurut salah satu pejabat Gedung Putih, Wapres El Aisami memiliki kekayaan ratusan juta dolar dan disebarkan di sejumlah akun bank di seluruh dunia. Bulah Mei lalu, AS juga memvonis 8 hakim agung yang merestui Presiden Nicolas Maduro mengambil alih kekuasaan parlemen Venezuela, dan mengganti para anggotanya lewat Pemilu Ahad mendatang.

SaveSave

.

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

1 day ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

1 month ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

1 month ago