Jeff Bezos, CEO perusahaan pasar internet Amazon yang memiliki kekayaan hingga $ 90,9 miliar, diperkirakan mengungguli kekayaan Bill Gates, CEO Microsoft yang bernilai $ 90,7 miliar. Bloomberg melaporkan Rabu (27/7/2017), dengan demikian ‘’Jeff Bezos menjadi orang terkaya sejagad,’ tulis Bloomberg. Setelah perdagangan saham dibuka Rabu pagi, saham Amazon mengalami kenaikan sekitar 22%, menjadi $ 37,2 miliar. Bezos yang memiliki 17 persen saham di perusahaan yang mematok market cap sebesar $ 513 miliar.
Selain di Amazon, Bezos juga memiliki saham di harian The Washington Post dan Blue Origins, sebuah perusahaan roket yang sahamnya mulai dilirik banyak pengusaha. Bahkan, konsep Amazon Go yang dicanangkan, membuat perusahaan pasar Amazon semakin laris, dan memborong saham Whole Foods, perusahaan pasar bahan makanan organik dengan nilai $ 13,7 miliar.
Tak cuma itu. Amazon meluncurkan program Prime Now, yaitu program pengiriman pesanan dua jam, di Singapura, pasar pertama di Asia Tenggara. Pelayanan dua jam itu disediakan Amazon bagi 5 juta penduduk Singapura yang dikenal doyan belanja lewat internet dan butuh pelayanan cepat. Program pelayanan itu juga diterapkan pada puluhan ribu barang dagangan.
Dengan demikian Amazon akan menyaingi Alibaba, perusahaan perdagangan online dari China yang menguasai pasar Asia Tenggara lewat perusahaan Lazada. Perusahaan ini menawarkan pelayanan cepat bekerjasama dengan Uber dan Netflix, sebuah perusahaan persewaan VCD HD. ‘’Untuk pertama kalinya kami menawawrkan Prime Now ke seluruh Singapura. Sebuah kota metropolitan yang penduduknya sangat menyukai teknologi tinggi,’’ kata Henry Low, Direktur Amazon Prime Now untuk kawasan Asia Pasifik.
Asia Tenggara yang berpenduduk 600 juta menjadi sasaran utama bagi perusahaan pemasaran online. Perdagangan lewat internet di kawasan ini meningkat dari $ 5,5 miliar tahun 2015 menjadi $ 87,8 miliar pada tahun 2025 nanti, menurut laporan Google dan perusahaan pendanaan Singapura Temasek. Sementara itu, Amazon juga menanamkan dana $ 5 miliar untuk beroperasi di India, termasuk suntikan dana kapital sebesar $ 260 juta bulan ini.
SaveSave
SaveSave
SaveSave
SaveSave
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…