Categories: DiasporaPolitics

Guru Berwajah Buruk Dilarang Mengajar di Iran

Departemen Pendidikan Iran melarang para calon guru perempuan berwajah buruk, agar tidak mengajar di sekolah-sekolah dan tempat pendidikan lainnya. Harian Metro UK mengabarkan, larangan itu termasuk dalam daftar panjang yang dikeluarkan departemen pendidikan Iran, Jumat (25/8/2017).

Di antara daftar panjang itu, termasuk pula penyakit bawaan atau cacat tubuh yang disandang para calon guru. Seperti, mata juling, wajah penuh jerawat, penderita kulit eksim, goresan di wajah atau penderita cacat anggota tubuh lain. Para calon guru perempuan yang mengidap kanker, kandung kemih, buta warna dan tidak memiliki keturunan, juga dilarang menjadi guru di Iran.

Daftar larangan itu menjadi viral di media sosial, setelah diunggah oleh kantor berita resmi Iran, FARS. Dalam uraiannya, FARS menyarankan agar para calon guru menjalani pemeriksaan lebih lama, untuk mengetahui kelainan medis dalam tubuhnya, ketimbang tes ketrampilan dan kurikulum menjadi guru.

Para pengguna media sosial mengecam peraturan baru itu, dan menyebut ‘’Larangan itu sebagai diskriminatif bagi kaum wanita dan melanggar hak-hak asasi manusia,’’ kata mereka. Bahkan ada yang menyebutkan, bila larangan itu diterapkan maka Stephen Hawking, ahli fisika Inggris itu, dilarang mengajar di Iran.

Seorang penasehat Presiden Hasan Rouhani berjanji untuk menyelidiki lagi daftar larangan itu. Seorang juru bicara kementerian pendidikan Iran mengatakan pada Harian Etemad yang terbit di Teheran, peraturan baru yang merugikan calon guru itu dicabut dan daftar panjang itu akan direvisi lagi. Seperti diketahui, guru perempuan diizinkan mengajar di sekolah-sekolah Iran, dengan mengenakan jilbab.

.

Recent Posts

Mengenang James F. Sundah, Sang Penulis “Lilin-Lilin Kecil” yang Menyalakan Harapan Generasi

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Kabar wafatnya James F. Sundah pada…

2 days ago

Keluarga Imigran di Tengah Pemotongan SNAP

Bagi banyak keluarga imigran dan pekerja berpenghasilan rendah di Amerika Serikat, kartu SNAP bukan sekadar…

2 days ago

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

5 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

1 week ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

1 week ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

2 weeks ago