Kerinduan fans penyanyi balada Ebiet G. Ade akan segera terobati dengan rencana “Pagelaran Musik Puisi Ebiet G Ade” pada Rabu, 6 September 2017 mendatang. Konser bertajuk Renungan Cinta untuk Indonesia Damai ini akan dimulai pukul 19.00 WIB di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta.
Mengusung konsep musikalisasi puisi, penampilan Ebiet kali ini dipastikan akan memberikan kesan berbeda dibanding live concert sebelum-sebelumnya. Apalagi, ada beberapa kejutan pada penampilannya nanti. Ebiet berjanji pada performa tersebut dia akan menyanyikan lagu yang hampir belum pernah dinyanyikannya pada pagelaran atau konser-konser sebelumnya. Lagu tersebut sengaja disimpan pada konser ini.
“Setidaknya ada tiga lagu, bukan lagu baru tapi belum pernah saya nyanyikan di tempat lain. Khusus akan saya nyanyikan di tanggal 6 September nanti,” ujar Ebiet dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017.
Selain itu, pada konser ini Ebiet akan melibatkan audiens untuk berinteraksi langsung, sehingga nyaris tidak ada jarak antara dirinya dengan para fans. Dengan durasi yang cukup panjang, dia optimis bisa lebih punya ruang untuk mengeksplorasi keinginannya menghidupkan panggung. “Saya akan mengemas penampilan saya menjadi dialog,” ujar Ebiet yang akan membawakan 15-16 lagu pilihannya pada pagelaran tersebut.
Untuk mendukung penampilannya, Ebiet menggandeng musisi Hendra Lamiri. Selama ini Hendra berpengalaman mendukung musisi dan penyanyi papan atas seperti Erwin Gutawa, Chrisye, KLA Project dan lain-lain. Ulama Mustofa Bisri juga akan hadir meramaikan dengan membawakan puisi.
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…