Hari Nasional Arab Saudi dihadiri Kaum Wanita

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kaum perempuan Saudi diizinkan hadir di Stadion Internasional King Fadh, Riyadh, menyaksikan sendratari memperingati 87 tahun berdirinya Kerajaan Arab Saudi.

International Business Times mengabarkan Senin (25/9/2017), acara itu digelar akhir pekan lalu. Seorang aktris perempuan dan belasan gadis ikut berperan dalam sendratari yang mengisahkan tentang berdirinya Negara Arab Saudi oleh Ibnu Saud, ayahanda Raja Salman.

‘’Anda tidak bisa membayangkan betapa senangnya kami hari ini,’’ ujar Um Abdulrahman al-Shiri, salah perempuan yang hadir di pagelaran itu. ‘’Kami merasa ada keterbukaan bagi kaum perempuan dari segala tingkatan. Kaum hawa bisa menjadi anggota parlemen, jadi dokter. Kami dapat menempati berbagai posisi,’’ katanya. ‘’Kami berharap di masa depan kami tidak dibatasi lagi masuk ke stadion,’’ kata Um Abdulrahman al-Shiri. Sementara itu, Issa Daghiri, seorang warga Saudi, mengajak istri dan anaknya karena didukung keluarga dan kerabatnya.

Sejumlah bangunan di Riyadh, dihiasi lampu hijau sebagai tanda Peringatan Hari Kelahiran Negara Saudi. Sejumlah parade juga diselenggarakan di jalan-jalan raya kota Riyadh, untuk memperingati para pejuang Saudi. ‘’Dalam peringatan acara kali ini, kami merasa bahwa Kerajaan Saudi menjadi sebuah negara yang berperan penting di tingkat regional maupun internasional,’’ kata Putra Mahkota Kerajaan Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa serangkaian acara itu diadakan oleh Pemerintah Arab Saudi sebagian bagian dari Program Reformasi Vision 2030, yang dilansir dua tahun lalu. Vision 2030 yang diprakarsai Pangeran Mohammad bin Salman itu, dimaksudkan untuk mendorong ekonomi Arab Saudi agar terlepas dari ketergantungan penjualan minyak, dan menciptakan sektor-sektor baru bagi generasi muda Saudi, dan membuka gaya hidup Saudi. Selama ini, di bawah paham Wahhabi, Saudi melarang kaum hawa menonton film dan konser serta pertandingan.

Tak kurang dari 1,5 juta penduduk Saudi diperkirakan hadir dalam Peringatan Hari Nasional Saudi, yang dirayakan di 17 kota selama empat hari. ‘’Kerajaan Saudi masih menjadi benteng mereka yang mencintai kebaikan, agama dan negara,’’ tulis Raja Salman lewat Twitternya.

.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

2 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

4 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

1 week ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago