Rahul Gandhi Bakal Maju Jadi Kandidat PM India

Rahul Gandhi, putra mendiang PM Rajiv Gandhi, terpilih sebagai Presiden Partai Kongres Nasional India, secara mutlak, akhir pekan lalu.

The Guardian mengabarkan Senin (12/11/2017), dengan demikian, Rahul bisa dipastikan akan maju mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri India dalam pemilu 2019 mendatang. Rahul yang dikenal dengan pangilan ‘Pappu’ atau bocah lugu itu, akan menghadapi saingan ketat Narendra Modi, calon dari Partai Bharatiya Janata, yang kini menjabat sebagai Perdana Menteri India.

‘’Tantangan pertama yang harus dihadapi adalah membangun kembali jaringan Partai Kongres dan membangkitkan kembali kredibilitas partai yang berusia 131 tahun itu,’’ kata Nilanjan Mukhopadhyay, analis politik India. Lebih dari satu dasawarsa, partai warisan Mahatma Gandhi itu menguasai panggung politik India. Namun pada 2014 lalu, partai ini dikalahkan secara telak oleh Partai Bharatiya Janata dukungan nasionalis Hindu. Tak cuma itu. Rahul Gandhi, lulusan Cambridge University dan menjadi konsultan manajemen – sebelum menjadi anggota parlemen 2004 lalu – harus belajar banyak mengenai politik India. ‘’Dia harus menunjukkan jati dirinya kembali pada masyarakat India,’’ tutur Nilanjan Mukhopadhyay. Sebab, selama 10 tahun menjadi anggota parlemen, Rahul dianggap sebagai politikus yang meragukan dan belum matang,’’ sambungnya. ‘’Baru beberapa bulan terakhir ini, dia kelihatan serius dan paham dengan seluk beluk politik, ‘’ kata Nilanjan Mukhopadhyay. Trauma masa lalu saat ayahnya terbunuh oleh pengebom bunuh diri saat melakukan kampanye, membuat Rahul, kala itu berusia 21 tahun, enggan terjun ke politik. Apalagi, 6 tahun sebelumnya, Rahul menyaksikan neneknya, Indira Gandhi juga terbunuh oleh salah satu pengawalnya. ‘’Dalam hidupku, saya menyaksikan nenekku meninggal dunia. Juga ayahku. Saya melihat nenekku dipenjara. Dan sebagai bocah, saya mengalami kepedihan,’’ kata Rahul Gandhi. ‘’Setelah mengalami hal itu bertubi-tubi, saya takut kehilangan. Tapi perasaan itu telah sirna dan saya tidak takut lagi,’’ sambung Rahul Gandhi yang akan dilantik menjadi Presiden Partai Kongres Nasional India, Sabtu akhir pekan ini.

.

Recent Posts

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

3 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

7 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

1 week ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 weeks ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago