Jumlah pembunuhan di New York Menurun tahun 2017

Kasus pembunuhan di New York menurun sangat tajam tahun ini, dengan 278 kasus dibandingkan tahun lalu yang mencatat 325 kasus.

CNN mengabarkan Selasa (26/12/2017), bila dibandingkan awal tahun 2000-an yang setinggi 2000 orang per tahun, jumlah tahun ini sangat menggembirakan. Sementara itu jumlah perampokan, pencurian kendaraan bermotor, juga menurun 10 persen, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Bahkan kita melihat penurunan cukup signifikan dibanding indeks kriminalitas sejak tahun 1950-an,’’ kata Kapolda Metro New York, James O’Neill.

Jumlah penembakan yang dilakukan polisi juga menurun tahun 2017. Jika tahun lalu terjadi 37 kali penembakan, maka tahun ini hanya 23 insiden penembakan oleh polisi.

Penurunan itu berkat strategi pendekatan yang dilakukan jajaran Kepolisian Polda NY, NYPD yang mulai diterapkan sejak 2015 lalu. ‘’Kami memberi kesempatan bagi para anggota polisi untuk menjalin hubungan dan komunikasi dengan warga New York,’’ kata Kapolda O’Neill. ‘’Tidak seorang pun yang tahu tentang lingkungannya, kecuali mereka yang tinggal di sana. Mereka yang bekerja dan beribadah di sana,’’ sambungnya.

Selain itu, para detektif NYPD juga menjalin kerjasama dengan sejumlah badan masyarakat untuk mengurangi kejahatan narkoba dan kekerasan menggunakan senjata api. ‘’Kami tetap melanjutkan menargetkan geng-geng yang melakukan kejahatan dan kekerasan di New York. ‘’Karena itulah, angka kriminalitas juga menurun,’’ tutur O’Neill.

Sementara, Curtis Silwa, pendiri Guardian Angels, satuan pengamanan baret merah pembasmi kejahatan NY, merasa yakin, menurunnya angka kejahatan berkat teknologi. ‘’Peralatan itu membuat satuan polisi lebih mudah menargetkan anggota geng tindak kejahatan,’’ kata Curtis Silwa. ‘’Belakangan ini, saya hanya duduk di kantor dan mengamati jaringan sosial milik anggota geng itu. Mereka mengunggah apapun yang terjadi pada geng mereka,’’ sambung Curtis Silwa.

.

Recent Posts

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

1 week ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

2 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 month ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

1 month ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

1 month ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 months ago