Mandatory Credit: Photo by Markus Schreiber/AP/REX/Shutterstock (9332533c) Syrian director Firas Fayyad poses for a photo after an interview with the Associated Press in Davos, Switzerland, . His movie "Last Men in Aleppo" is nominated for Best Documentary Feature at the 90th annual Academy Awards the Oscars Oscar Nominations, Davos, Switzerland - 23 Jan 2018
Kareem Abeed, produser film ‘Last Men in Aleppo’ asal Suriah, dipastikan tidak dapat menghadiri Academy Awards di Hollywood, karena visanya ditolak AS.
Business Insider mengabarkan Selasa (20/2/2018), penyebabnya, Kareem Abeed dianggap ‘’Tidak memenuhi syarat untuk diberi visa sesuai Section 212 Immigration and Nationality Act’’. Kareem termasuk dalam daftar hitam negara-negara yang dilarang masuk ke AS oleh Presiden Trump. Selain Suriah, larangan itu diterapkan bagi Korea Utara, Iran, Chad, Libya, Venezuela dan Yaman.
‘’Sulit untuk dimengerti, bagaimana mungkin keputusan seperti itu bisa dibenarkan,’’ tulis Ryan Krivoshey, presiden persatuan distributor AS, Grashopper Film. ‘’Para pembuat film mempertaruhkan nyawanya untuk menunjukkan pada dunia apa yang terjadi di negara mereka,’’ tulis Ryan Krisvoshey. ‘’Kita seharusnya menghargai keberanian mereka. Bukan malah melarang mereka masuk ke AS,’’ sambungnya.
Hal yang sama disuarakan oleh Feras Fayyad, sutradara film Last Men in Aleppo. ‘’Kareem adalah seorang aktor yang akan hendak menunjukkan dampak sebuah peperangan,’’ kata Feras Fayyad, kelahiran Suriah yang kini berada di Los Angeles. Film-film seperti itu, kata Feras, merupakan satu-satunya cara untuk mengutarakan suara anti-peperangan. Kami melakukan apa yang dilakukan sutradara AS sejak lama. Lha kok ini malah dilarang. Malah mendirikan dinding untuk mengontrol kesenian,’’ sambung Feras.
Film ‘Last Men in Aleppo’ adalah film dokumentasi yang menggambarkan relawan The White Helmets, tim penyelamat Suriah yang menyelamatkan para korban perang di Aleppo. Mereka mengubur jasad para korban perang di antara reruntuhan di bawah pengeboman selama perang saudara Suriah. Selain Kareem Abeed, ada juga Mahmoud al-Hatter yang tidak dapat menghadiri Academy Awards tahun ini.
Mahmoud al-Hatter adalah salah satu pendiri The White Helmets yang tampil dalam film itu, tidak diberi paspor oleh Pemerintah Suriah. Alasannya, Presiden Suriah Basshar al-Assad menyebut The White Helmets sebagai kaki tangan kelompok gerilyawan Al Qaeda. Dengan demikian Kareem Abeed dan Mahmoud al-Hatter tidak bisa hadir dalam Academy Awards ke-90 atau Malam Oscar, yang akan digelar di Dolby Theater di Hollywood, Los Angeles California pada 4 Maret 2018.
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…