Categories: EconomyEntertainment

Mayoritas Orang Kaya China Pindah ke Luar negeri

Enam puluh persen milioner China menyusun rencana untuk bermigrasi ke luar negeri, dan membawa serta seluruh kekayaan mereka.

NBC News mengabarkan Jumat (16/3/2018), sepertiga dari mereka yang memiliki kekayaan lebih dari $ 16 juta telah bermigrasi ke luar negeri. ‘’Dan Amerika Serikat merupakan negara pertama yang menjadi favorit mereka,’’ bunyi laporan Hurun, sebuah perusahaan riset kaum berduit di China.

Kota-kota AS yang menjadi sasaran adalah San Francisco, Seattle atau New York. Disusul dengan kota-kota Eropa, lalu Canada,  Australia, Singapura dan Hong Kong. Bahkan data terakhir menunjukkan, karena mereka khawatir kekayaannya akan hilang, kaum tajir China itu membawa serta sanak keluarganya ke luar negeri.

Studi sebelumnya menyebutkan, faktor utama yang mendorong para jutawan itu ke luar negeri, agar keturunannya mendapatkan pendidikan yang lebih baik. ‘’Mereka juga ingin melepaskan dari dari polusi udara dan kepadatan penduduk di China,’’ tambah laporan Hurun. Namun sejumlah analis mengungkapkan, penyebab lain para jutawan pindah ke luar negeri, untuk menyelamatkan harta benda dan kekayaannya.

Maklum, Pemerintahan Presiden Xi Jinping tengah menggalakkan pembasmian korupsi. Para orang kaya itu meraih untung luar biasa karena dekat dan punya koneksi dengan pejabat tinggi. ‘’Mereka ingin menyelamatkan asetnya di negara-negara yang tak dapat dijangkau oleh Pemerintahan Beijing,’’ bunyi laporan Hurun.

Menurut WealthInsight, dana yang diparkir di luar oleh kaum kaya China berjumlah $ 658 miliar. Boston Consulting Group menyebut angka sedikit lebih rendah, sekiatr $ 450 miliar. ‘’Tapi dalam tiga tahun ke depan investasi China bakal naik dua kali lipat,’’ tulis grup konsultan itu.

Gara-gara migrasi ini, banyak perusahaan barang mewah mengalami penurunan hingga 15%. Sebuah angka yang cukup tajam dibandingkan lima tahun sebelumnya. Dana untuk membeli hadiah yang semula cukup tinggi, kini merosot 25 persen. Penjualan Bentley Motors juga mengalami kelesuan tahun lalu, dan ‘’Salah satu penyebabnya karena banyaknya orang-orang kaya yang pindah ke luar negeri,’’ bunyi pernyataan dari Bentley Motors.

.

Recent Posts

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 days ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

7 days ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

2 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

2 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

4 weeks ago