Categories: EconomyTechnology

Generasi Muda Singapura Isi Kabinet Baru PM Lee Hsien Loong

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong mengumumkan kabinet barunya Selasa (24/4/2018), yang diisi oleh belasan generasi muda yang disebut memikul tanggungjawab lebih besar.

Situs berita The Quint mengabarkan kabinet yang akan resmi bekerja pada 1 Mei mendatang itu diisi para menteri muda, bahkan tiga di antaranya berpotensi untuk menggantikan Lee Hsien Loong sebagai perdana menteri baru. Mereka adalah Heng Swee Keat yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Industri. Di samping itu, Heng Swee Keat akan bertanggung jawab masalah Dewan Riset Nasional.

Kedua adalah Ong Ye Kung, yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan Singapura. Lelaki berusia 48 tahun itu akan mengendalikan kementerian pendidikan tinggi dan kejuruan. Sebelumnya kedua kementerian itu di bawah satu atap di kementerian pendidikan. Untuk itu, Ong Ye Kung akan melepaskan jabatannya semula sebagai Deputi Menteri Pertahanan Singapura.

Sementara itu, PM Lee juga mengangkat Indranee Rajah menjadi menteri penuh sebagai Menteri di kantor Perdana Menteri. Rajah yang semula sebagai menteri senior hukum dan keuangan itu juga akan diserahi tugas sebagai Menteri Keuangan Kedua dan Wakil Menteri Pendidikan. Dengan demikian Indranee Rajah menambah deretan para menteri wanita Singapura yang selama ini diisi oleh dua pejabat wanita. Mereka adalah Josephine Teo dan Grace Fu yang masing-masing menjabat sebagai Menteri kantor PM Singapura.

Tiga menteri senior yang pensiun adalah Menteri Perdagangan dan Industri Lim Hng Kiang, 64; Lalu ada Menteri Tenaga Kerja Lim Swey Say, 63; dan Menteri Komunikasi dan Informasi Yaacob Ibrahim, 62 tahun. Dalam akun Facebooknya, PM Lee Hsien Loong mengumumkan bahwa para menteri muda itu akan bertanggung jawab memimpin Singapura secara progresif.

.

Recent Posts

Mengenang James F. Sundah, Sang Penulis “Lilin-Lilin Kecil” yang Menyalakan Harapan Generasi

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Kabar wafatnya James F. Sundah pada…

19 minutes ago

Keluarga Imigran di Tengah Pemotongan SNAP

Bagi banyak keluarga imigran dan pekerja berpenghasilan rendah di Amerika Serikat, kartu SNAP bukan sekadar…

1 hour ago

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

3 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

1 week ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

1 week ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago