Kolusi Hillary Dengan Yayasan Clinton Dibongkar

Hillary Clinton ketahuan berkolusi dengan Yayasan Clinton untuk kepentingan bisnis, selama mantan ibu negara itu menjadi menteri luar negeri AS dari tahun 2010 hingga 2013. One News Now mengabarkan Kamis (26/4/2018), hal itu diungkap oleh Judicial Watch, kelompok nirlaba pemerhati yudisial AS yang membongkar 72 ribu halaman dokumen yang diambil dari server Hillary oleh FBI.

Sejumlah email menunjukkan, Deparlu AS di bawah Hillary berkolusi dengan Yayasan Clinton. ‘’Sejumlah email melibatkan Huma Abedin, staf Hillary yang berstatus sebagai pegawai khusus pemerintah AS,’’ bunyi penjelasan Judicial Watch.

Dalam puluhan ribu dokumen itu, ditemukan pula bukti bahwa Yayasan Clinton membeli agribisnis Tukula Farming Company di Malawi. ‘’Mereka mengelola hampir 3 juta hektare tanah pertanian di negara miskin tersebut,’’ bunyi pengumuman Judicial Watch. Rekaman komunikasi membuktikan pula bahwa Mantan Presiden Bill Clinton menggunakan hak istimewa istrinya sebagai menteri luar negeri AS untuk melakukan transaksi bisnis dengan sejumlah kelompok nonprofit.

Tak cuma itu. Hillary Clinton juga melakukan pembicaraan rahasia negara tentang krisis Timur Tengah menggunakan lewat email yang disimpan di server pribadi di kediamannya, Chippaqua, New York.  ‘’Pada bulan November 2012 misalnya, Hillary berkirim email dengan Deputi Kepala Staf AB Jake Sullivan, Bill Clinton dan lainnya. Pada bulan itu juga, Hillary mendiskusikan masalah Timur Tengah dengan pejabat Inggris, Tony Blair mantan PM Inggris, dan Jake Sulivan soal Israel, juga melibatkan pula PM Israel Benjamin Netanyahu,’’ bunyi hasil pemantauan Judicial Watch.

‘’Sungguh memalukan, ternyata Hillary Clinton berupaya menghapus informasi rahasia itu. Tapi James Comey, yang kini mantan FBI, dan Loretta Lynch tidak mau menghukum dia,’’ kata Tom Fitton, presiden Judicial Watch. 

.

Recent Posts

AS Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…

2 days ago

Ribuan Pencari Suaka di New York Terancam Dideportasi Tanpa Sidang

Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…

4 days ago

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

4 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

4 weeks ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

1 month ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

1 month ago