Portal berita Malaysiakini.com melayangkan gugatan atas UU anti berita palsu atau hoax, yang diberlakukan Pemerintah Malaysia baru-baru ini. Kantor berita Reuters mengabarkan, gugatan itu dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi Jumat (27/4/2018).
‘’Kami merasa gugatan itu sangat penting, sebagai langkah menentang UU yang memberangus kebebasan berpendapat dan berbicara,’’ kata Premesh Chandran Jeyachandran, CEO Mkini Dotkom, penerbit portal berita itu. ‘’Jalan terbaik untuk memerangi berita bohong adalah dengan cara menerbitkan berdasar fakta,’’ sambung Chandran Jeyachandran.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintahan PM Najib Razak. Pemerintah Malaysia menyebutkan ‘’Berita palsu adalah berita, informasi, data dan laporan yang ditulis dengan keliru. Termasuk visual, rekaman video dan fitur-fiturnya,’’ antara lain bunyi aturan yang baru saja disetujui parlemen Malaysia beberapa bulan lalu.
UU itu mencakup publikasi digital dan media sosial serta para pelanggar di luar Malaysia. Termasuk juga warga asing dan warganegara Malaysia di luar negeri. Dengan peraturan baru itu, Pemerintah Kuala Lumpur berharap agar publik dan masyarakat awam lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam berbagi berita atau informasi.
UU Anti berita palsu itu, tampaknya diciptakan Pemerintahan PM Najib Razak memberangus media massa oposisi. Terutama menjelang pemilu 9 Mei mendatang, yang diperkirakan akan dimenangkan kembali oleh UMNO. Sementara itu dari kelompok oposisi, tampil Mahathir Mohammad, mantan PM Malaysia yang bertekad menggusur Najib Razak yang dituduh terlibat kasus penggelapan dana dari lembaga 1 Malaysia Development Berhad, 1MDB. Pemerintahan Najib Razak dan Komisi Pemilu Malysia membantah tuduhan tersebut.
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
View Comments
Quality content as always. Looking forward to more posts.