Presiden Putin Resmikan Jembatan Rusia – Crimea

Presiden Rusia Vladimir Putin meresmikan Jembatan Selat Kerch yang menghubungkan kawasan Krasnodar, Rusia dengan Semenanjung Crimea, Selasa (15/5/2018).

CNN melaporkan, peresmian itu ditandai oleh Putin yang mengemudikan sebuah truk diiringi sejumlah truk lainnya melintasi jembatan yang sebagian rampung. ‘’Bila jembatan sepanjang 16 kilometer itu selesai seluruhnya, maka setiap hari akan menampung 40 ribu kendaraan bermotor dan 13 juta ton barang,’’ bunyi laporan kantor berita RIA Novosti.

Bagi Rusia, Jembatan Kerch menandai kembalinya Crimea ke pangkuan Rusia, setelah satuan khusus Rusia berhasil menguasai Crimea pada 2014. Namun oleh Barat, jembatan itu merupakan simbol invasi militer Rusia atas Crimea, sehingga Barat menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia dan sejumlah pejabat tinggi Kremlin. Termasuk di antaranya Arkady Rotenberg, teman dekat Putin, pemilik perusahaan konstruksi Stroygazmontazh yang membangun jembatan 16 kilometer tersebut.

Selain itu, Jembatan Kerch merupakan bagian dari sebuah proyek infrastruktur Presiden Putin. Tahun lalu misalnya, Putin berencana membangun jembatan di Sakhalin, sebuah pulau yang kaya dengan sumber alam di utara Hokkaido, Jepang. 

‘’Jika kita mencapai kesepakatan dengan Korea Utara dan Korea Selatan, maka jaringan Kereta Api Trans Siberia akan menghubungkan jaringan kereta di Semenanjung Korea,’’ kata Putin. Itu berarti jaringan kereta api yang menghubungkan Sakhalin dan Hokkaido serta Crimea akan menjadi proyek jaringan kereta berskala dunia. ‘’Dan ini akan menandai perubahan penting di bidang infrastruktur, dan teknologi tinggi,’’ kata Putin tahun lalu.

.

Recent Posts

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

5 days ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

4 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

1 month ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

1 month ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 months ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 months ago