Ongkos menggelar pernikahan bisa sangat mahal, mulai dari konsumsi para tamu, kue pengantin, hingga gaun mempelai perempuan.
Departemen Dalam Negeri Inggris tidak mau berkomentar ketika BBC menanyakan biaya keamanan dengan alasan mengungkap informasi itu bisa mengancam “keamanan nasional”. Pernyataan senada diutarakan Kepolisian Thames Valley. “Kami tidak akan memberikan data apapun, meskipun kami tahu Anda menyukai angka-angka.”
Sebagai perbandingan, saat Pangeran William dan Kate Middleton menikah pada 2011, uang sekitar Rp121 miliar, dialokasikan Kepolisian Metropolitan. Angka itu didapat Press Association dari pemerintah Inggris setelah mengajukan permohonan data yang dijamin aturan Kebebasan Informasi. Namun, sulit menentukan apakah biaya yang sama bakal digelontorkan untuk pernikahan Pangeran Harry-Meghan markle mengingat lokasi, jumlah tamu, dan tahunnya berbeda.
Bridebook.co.uk, sebuah perusahaan layanan perencanaan pernikahan, memperkirakan biaya pernikahan Pangeran Harry-Meghan Markle bisa mencapai Rp 609,5 miliar, termasuk biaya keamanan. Angka itu sudah mencakup biaya kue sebesar Rp 952,4 juta, bunga dekorasi Rp 2,01 miliar, dan biaya konsumsi Rp5,45 miliar.
BBC menghubungi pemilik perusahaan itu, Hamish Shephard, untuk mengetahui metodologi perhitungan untuk mencapai estimasi tersebut. Menurutnya, 32 juta pound didasari asumsi bahwa keluarga kerajaan telah melunasi semua pada harga pasar.
Karena tidak ada data resmi, namun jumlah itu berdasarkan perkiraan saja. ‘’Kami tidak tahu apakah penyedia jasa dan produk pada acara pernikahan tersebut memberi diskon khusus karena mereka sudah ditunjuk untuk menjadi bagian dari prosesi pernikahan Pangeran Harry-Meghan Markle,’’ kata Hamish Shepard. (BBC.com)
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…