Categories: AchievementPolitics

Muqtada al Sadr Tampil Kembali di Panggung Politik Irak

Partai yang didukung Muqtada al Sadr secara mengejutkan meraih suara tertinggi dalam pemilu Irak. NPR News mengabarkan, dengan kemenangan itu, Gerakan Sadrist akan mengganjal PM Haider al-Abadi untuk berkoalisi dengan kelompok lain, untuk membentuk pemerintahan baru.

 

Meski Muqtada al-Sadr tidak tampil secara langsung dalam pemilu Irak, namun ulama Syiah yang dikenal sebagai pemimpin milisia Irak itu bakal mengendalikan pemerintahan baru Irak dari balik layar.

‘’Setiap orang prihatin dengan kemenangan ini. Kita belum tahu apa yang bisa diharapkan dari hasil sementara ini,’’ tutur seorang diplomat Barat yang tak mau disebut namanya itu.

Di mata Barat, Muqtada al-Sadr adalah ulama Irak yang disegani. Selama beberapa bulan tahun 2017 lalu, Muqtada al-Sadr mengumpulkan umatnya untuk melakukan protes di gerbang zona hijau Baghdad. Sebuah kawasan pusat pemerintahan Irak. Ia tiba-tiba membubarkan gerakan politiknya dan menggandeng aliansi dengan kelompok-kelompok di luar pendukung tradisionalnya. Malah menggandeng kelompok sekuler dan komunis.

Aliansi baru itulah yang menyuarakan berbagai isu di masyarakat akar rumput Irak. Seperti mengentaskan kemiskinan, meningkatkan layanan umum dan membasmi korupsi. Muqtada al-Sadr meminta seluruh pengikutnya yang jumlahnya ratusan ribu itu, untuk memilih calon teknokrat yang mumpuni. Bukan berdasar agama. Sehingga tak mengherankan bila kelompok Muqtada meraih mayoritas suara.

Dalam membentuk pemerintah koalisi nanti, Muqtada al-Sadr tidak bakalan menggandeng Nouri al-Maliki, yang didukung Barat. Aliansi baru dukungan al-Sadr yang entah apa namanya, tidak akan condong ke Iran, melainkan diam-diam dekat dengan Arab Saudi. ‘’Selamat Tinggal Nouri al-Maliki,’’ teriak pendukung aliansi baru Muqtada al-Sadr di Taman Tahrir, usai hasil sementara diumumkan Ahad kemarin.

.

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

4 days ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

2 weeks ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 weeks ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 weeks ago