Categories: AchievementDiaspora

Konperensi Indonesia Diaspora Youth digelar di Jakarta 13-15 Agustus 2018

Indonesian Diaspora Network Global (IDN-Global) akan menyelenggarakan “CONFERENCE OF INDONESIAN DIASPORA YOUTH” (CIDY-2018) pada tanggal 13-15 Agustus 2018 di Jakarta.

Konferensi ini bertujuan untuk mempertemukan pemuda-pemuda diaspora berprestasi dari berbagai penjuru dunia dengan pemuda-pemuda cemerlang dari 34 Provinsi Indonesia. Untuk itu, IDN-Global bermitra dengan sejumlah organisasi, di antaranya, Persatuan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) dan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI). Di samping itu, IDN-Global juga bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta Pemprov DKI Jakarta.

Diaspo

“Konferensi ini bertujuan untuk menjaga dan menumbuhkan semangat Ke-Indonesia-an dari pemuda-pemuda diaspora di seluruh dunia, baik yang masih berstatus WNI maupun yang sudah menjadi warga negara lain,” ujar Dr. Dino Patti Djalal, Chairman Board of Trustee IDN-Global. “Melalui forum ini, kami akan memberikan ruang bagi pemuda diaspora dan pemuda tanah air untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia dewasa ini sekaligus mencoba merancang visi Indonesia 2045”.

Sementara itu, Presiden IDN-Global Gerald Eman menyatakan, “Generasi kedua diaspora mempunyai peran strategis ke depan. Karena pendidikan dan pengalaman mereka, potensi dan mobilitas sosial-ekonomi mereka biasanya lebih tinggi dari orang tua mereka. Karenanya, sejak awal mereka harus kita rangkul.” Ia menambahkan: “Kami berharap dari pertemuan ini akan timbul jaringan persahabatan dan kerjasama yang pastinya akan bermanfaat bagi para pemuda dan bagi Indonesia. Kami juga mengharapkan setelah Konferensi nanti para pemuda diaspora dan pemuda provinsi dapat sama-sama merayakan 17 Agustus dan kemudian menyaksikan Asian Games.”

Selama 3 hari, CIDY-2018 akan membahas berbagai topik lokal, nasional dan global, antara lain: (1) “Visi Indonesia 2045” (2) Ke-Indonesiaan and Identitas (3) Education, skills and the future of jobs (4) Climate change and sustainable development (5) Culture and Indonesian Heritage (6) Tolerance and Multiculturalism; (7) Gender equality (8) Enterpreneurship (9) How we can end corruption for our time (10) Disruption, Innovation, Science dan Teknologi, (11) Radikalisme/Ekstremisme/Terorisme, (12) Democracy and human rights (13) “What the millennials want” (14) “The state of the world”; (15) “Local lessons for us all”; (16) “Menghadapi revolusi industri 4.0”; dan lain-lain.

Untuk registrasi bagi peserta diaspora, silahkan mendaftar melalui website http://www.diasporayouth.info
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Sdri. Reykha di 0813-8312-8438 atau email cidy2018@diasporaindonesia.org.

 

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

6 days ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

1 week ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

3 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

4 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

4 weeks ago