Ada kado istimewa bagi warga Amerika yang memperingati Hari Kemerdekaan ke-242, Rabu kemarin. Letda Laut (P) Grace Simamora dari Indonesia bersama Brenton Mitchell, kelasi anggota US Navy Music, menyanyikan lagu ‘Akad’ karya grup musik pop Payung Teduh.
Grace yang bernama asli Gracecelia Stevani Simamora dan Brenton Mitchell, kelasi AS, membawakan lagu bernuansa cinta itu dengan cukup bagus. Apalagi ditingkah suara terompet Benjamin Smith, anggota grup musik Pasific Fleet Band, yang bermarkas di Hawaii, AS.
Perwira pertama Grace Simamora dari Satuan KRI Makassar MKS-590, juga tampak santai membawakan lagu berirama Jazz itu. Demikian juga kelasi laut Brenton Mitchell yang sangat fasih berbahasa Indonesia. Tak hanya itu. Letda Laut (T) Galih Dwihatmojo, dari KRI Makassar MKS-590 yang bertugas sebagai penggebuk drum di kelompok musik Pasific Fleet Band itu, ikut meramaikan acara tersebut.
Lagu ‘Akad’ yang sering dibawakan kelompok band Payung Teduh itu, mereka nyanyikan dalam acara Konser Band Internasional 2018 di Fort DeRussy Beach Park di Waikiki, Hawaii, 4 Juli 2018 lalu. Konser tersebut diselenggarakan oleh RIMPAC, the Rim of atau latihan maritim bersama, oleh Armada Laut AS di Pasifik bermarkas di Pearl Harbor, bekerjasama dengan Korps Marinir dan Penjaga Pantai Nasional dan Hawaii di bawah komando Gubernur Hawaii, sejak 1971.
Sejak 27 Juni hingga 2 Agustus nanti, RIMPAC melakukan latihan maritim bersama di Kepulauan Hawaii, dan Southern California. Tak kurang dari 200 pesawat terbang dan 25 ribu personil dari Australia, AS, Canada, Prancis, serta sejumlah negara Asia lain – termasuk Indonesia – dan China serta Rusia serta negara lain, terlibat dalam latihan maritim terbesar di dunia tersebut.
Sejumlah perwira dan anggota korps Angkatan Laut dari berbagai negara tampak menikmati lagu yang dibawakan Grace dan Brenton Mitchell itu. Maklum, Lagu ‘Akad’ pernah dinyanyikan di Surabaya, saat digelar CARAT 2018, kerjasama kesiapan Angkatan Laut AS dan negara-negara Asia lainnya, di sebuah Pusat Perbelanjaan di Surabaya, beberapa bulan lalu. (DP & Miranti Hirschmann)
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…