Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam bakal menembak imigran asal Amerika Tengah yang melempar batu ke arah tentara AS di perbatasan. Pernyataan Trump dilontarkan demi mencegah arus masuk ratusan ribu imigran ilegal Amerika Tengah ke negaranya. Saat ini, Trump telah menginstruksikan ribuan Tentara AS ke wilayah perbatasan Meksiko.
Komentar Trump ini disampaikan di depan para jurnalis di Gedung Putih, menghadapi ribuan imigran yang akan masuk ke AS, dan kini berada di Meksiko. “Kami tidak bisa mencegah hal itu, bila mereka melempar batu ke militer kami, militer kami akan membalas,” sebut Trump seperti dikutip dari AFP, Jumat (2/11). “Saya instruksikan kepada militer AS untuk membalas lemparan batu dengan senapan. Saat mereka melempar batu seperti yang mereka lakukan kepada polisi dan militer Meksiko, maka gunakanlah senapan,” sambung Trump.
Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Jamie Davis tak bersedia berkomentar banyak. Namun, militer AS dipastikan memiliki standar operasional untuk melakukan tindakan militer. “Tentara kami sudah terlatih secara profesional dan mereka punya hak melekat soal pertahanan diri,” ucap Davis.
“Saya tekankan pasukan kami akan mendukung Kementerian Dalam Negeri dan Badan Perlindungan Perbatasan dalam melakukan penegakan hukum,” sambungnya. Dari data Pemerintah AS, pada 2018 ini sebanyak 400 ribu imigran asal Amerika Tengah berada di perbatasan untuk mencoba masuk ke Negeri Paman Sam. (kumparan.com)
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…
Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…