Jokowi-Ma’aruf Amin Menjamin Keamanan & Keselamatan Warga Indonesia

Umat Kristiani Indonesia yang tinggal di Philadelphia, AS merasa khawatir akan keselamatannya bila memilih pasangan calon 01. Hal itu diungkap oleh Aldo Siahaan di acara ‘Ngobrol Pinter’ atau Ngopi bersama tiga Tim Kampanye Nasional, TKN Jokowi-Maruf Amin, Ahad 10 Februari 2019.

Muhammad Lutfi, Christine Hakim & Lathifa Anshori di acara Ngopi, Philadelphia (Foto: Mochtar Siddarta)

”Apakah ada jaminan keselamatan kami terjaga bila kami warga Kristen dan Tionghoa memilih Jokowi,” tanya Aldo Siahaan, Pastor Philadelphia Praise Center, Philadelphia dalam tanya jawab di acara tersebut. Kekhawatiran itu ditepis Muhammad Lutfi, yang memimpin TKN yang melakukan kampanye di Philadelphia, New York dan Washington DC sejak pekan lalu. ”Salah satu Nawacita pasangan calon 01 adalah memberi rasa aman bagi seluruh warga Indonesia tanpa memandang golongan, agama dan ras serta etnisnya,” tutur Lutfi, Mantan Perdagangan di bawah kepemimpinan Soesilo Bambang Yudhoyono.

Aldo Siahaan, Pastor Philadelphia Praise Center (pribadi)

Kekhawatiran itu juga dibantah oleh Lathifa Al Anshori. Wakil direktur Penggalangan Perempuan TKN yang terlibat dalam kampanye tersebut, menyebut kekhawatiran itu dimunculkan oleh lawan politik Jokowi-Maruf. Strategi Firehose of Falsehood atau Semprotan Air Comberan, menurut Lathifa, dilancarkan untuk menakut-nakuti kelompok minoritas. ”Sejak lama bapak ibu dijejali informasi keliru yang menimbulkan rasa ketakutan,” kata Lathifa, yang menjadi calon legislatif dari Partai Nasdem.

Penjelasan visi misi Jokowi-Maaruf di acara Ngopi, Philadelphia (Foto: Mochtar Siddarta)

Yang tak kalah menariknya adalah uraian Christine Hakim. Bintang film cantik yang menjadi tim penggalangan wanita di kubu Jokowi-Maaruf ini, menceritakan kesejukan yang ditunjukkan Calon Wapres Ma’aruf Amin. ”Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kekerasan atau menghina dan mengobarkan kebencian,” tutur Christine Hakim, yang tengah menggarap film ‘Sultan Agung’ bersama Sutradara Garin Nugroho.

 

Diskusi bertema ‘Ngopi’ di Gereja Philadelphia Praise itu dihadiri oleh sejumlah kelompok masyarakat Indonesia dari berbagai  kelompok agama. Para pemimpin agama Islam, Katolik, Protestan, Kristen dan Budha serta Hindu juga tampak hadir di tengah-tengah hadirin. Banyak di antaranya yang meneteskan air mata, saat ikut menyanyikan lagu ‘Tanah Airku’ dan Indonesia Pusaka’ di akhir acara. ”Gua terharu, sampai nangis deh,” kata Anna Nadorie Roberts, warga AS asal Jawa Barat yang baru pulang dari pulang bekerja.

Panitia kampanye TKN pun membagi-bagi kaos warna putih bertuliskan Paslon 01 di dalam tas warna putih dan merah tua. Tentu saja sebelumnya royokan berpose bersama Christine Hakim, Lathifa Al Anshori dan Muhammad Lutfi. (DP. Foto-foto: Philadelphia Praise Center & Mochtar Siddarta)

.

Recent Posts

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

1 week ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

3 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

3 weeks ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

4 weeks ago