Menikmati ‘Bejana Raksasa’ di West Side Manhattan, New York

Sebuah taman vertikal setinggi gedung 16 lantai, kini menjulang di antara gedung-gedung pencakar langit kawasan Hudson Yards Public Square, New York, AS.

Taman vertikal dinamai ‘Vessel’ itu berbentuk seperti bejana raksasa yang terbagi atas 154 lantai terbuat dari 87 buah lempengan besi karbon. Sebanyak 200 arsitek dan teknisi dari Inggris membantu pembuatan bejana tembaga – lebih tepatnya keranjang – karya disainer Thomas Heatherwick dari Inggris. Perlu waktu 6 tahun untuk menyelesaikan karya seni spektakuler tersebut. Tiang pancang pertama ditanamkan tahun 2017 dan baru selesai pekan lalu.

 

Pengusaha yang membangun ‘Vessel’ itu adalah Stephen Ross. Milyarder AS berusia 78 tahun ini, tertarik usulan Thomas Heatherwick sekitar 6 tahun silam. ”Saya langsung tertarik karena sangat unik dan ikon,” kata Stephen Ross. ”Anda belum bisa mengatakan pernah ke New York, sebelum mencapai puncaknya,” sambung Stephen Ross, pemilik klub sepakbola Miami Dolphins, yang mengeluarkan dana lebih dari $ 150 juta untuk membangun salah satu karya seni spektakuler di New York itu.

Memang, para pengunjung Vessel harus menaiki 2.500 anak tangga untuk menikmati karya seni itu. Kalau ditotal anak tangga itu sepanjang 1.6 kilometer. Tidak seperti menaiki anak tangga pada bangunan perkantoran atau pertokoan lain, Vessel memiliki pemandangan menarik.

”Semakin tinggi menapaki anak tangga, rasanya semakin mudah,” tutur Anthony Masson, pembawa acara stasiun CBS. ”Makin lama terasa makin dangkal,” lanjutnya.

Pengunjung bisa menaiki bangunan yang terletak di West Side of Manhattan, New York, secara gratis. Hanya saja dibatasi maksimum 700 orang. Silakan menikmati salah satu karya seni yang banyak terserak di New York, ”Kota yang tak pernah tidur dan penuh tikus itu.” (DP).

.

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 days ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

1 month ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

1 month ago