Cewek China Nyaris Bobol Villa Presiden Trump di Mar-a-lago Florida

Seorang wanita asal China berhasil memasuki villa peristirahatan Presiden Donald Trump di Resor Mar-a-Lago, Florida, akhir bulan lalu. CNN mengabarkan 3 April 2019, wanita bernama Yu Jing Zhang ditangkap pengawal kepresidenan, saat hendak masuk ke dalam villa peristirahatan yang biasa digunakan Presiden Trump untuk main golf.

Awalnya Yu Jing Zhang mengaku akan menuju ke kolam renang. Namun langkahnya mencurigakan, karena wanita itu ternyata tidak tahu letak kolam renang yang dimaksud.

Kepada resepsionis, Yu Jing Zhang mengaku bahwa ia hendak menghadiri sebuah jamuan malam yang diselenggarakan ‘United Nations Chinese American Association’. Acara itu, menurutnya, digelar oleh AS dan China. Namun, karena jamuan itu tidak terdaftar dalam daftar acara, Yu Jing Zhang pun ditangkap. Saat itu, ia menyodorkan secarik kertas bertuliskan huruf China yang tak dapat dimengerti pengawal kepresidenan.

Saat digeledah, Yu Jing Zhang membawa peralatan komputer yang biasa digunakan peretas atau ahli komputer. Yakni, empat buah telepon pintar, sebuah komputer laptop dan alat disk drive serta sebuah disk mungil penyimpan data berisi mal-ware.

Jurubicara Kejaksaan Agung AS, Sarah Schall mengungkapkan, Yu Jing Zhang membawa dua buah paspor yang dikeluarkan Pemerintah Rakyat China. Hal itu ditegaskan sekali lagi kepada para wartan. ”Informasi yang didapat, paspor itu dikeluarkan oleh RRC. Bukan Taiwan,” tulis Sarah Schall lewat email.

Senin kemarin, Yu Jing Zhang tampil di Pengadilan Florida, untuk mendengar tuduhan jaksa. Yakni, memberi keterangan palsu terhadap petugas keamanan. Ia akan dihadapkan lagi ke pengadilan untuk mendengar penjelasan kasusnya 8 April nanti.

Kejadian yang terjadi pada akhir Maret silam, baru disiarkan pekan ini. Presiden Trump kala itu tidak hadir main golf di tempat peristirahatan Resor Mar-a-Lago Florida, yang biasa digunakan untuk pertemuan informal dengan sejumlah pemimpin negara asing. (DP)

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

5 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

7 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago